Republish.id, BOLTARA – Duka kembali menyelimuti Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Seorang penambang dilaporkan meninggal dunia di lokasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI) Desa Paku Selatan, Kecamatan Bolangitang Barat. Peristiwa ini sontak menggegerkan warga, terlebih muncul dugaan adanya luka tusuk di tubuh korban.
Informasi sementara yang dihimpun menyebutkan, insiden tersebut terjadi pada malam hari di area tambang PETI Paku Selatan.
“Korban bernama Candri Wartabone (laki-laki) alias Ano, warga Paku Selatan,” ungkap salah seorang warga yang datang melihat langsung keadaan korban di RSUD Boltara, Kamis (5/2/2026) pagi.
Sejumlah saksi lain bercerita, terdapat luka tusuk di bagian belakang korban. Namun hingga kini belum dapat dipastikan apakah luka tersebut akibat penikaman atau tindakan bunuh diri.
“Informasih yang kami dengar bunuh diri, tapi kalau dilihat dari luka yang ada di bagian belakang, tidak mungkin itu bunuh diri,” cerita saksi sembari memperagakan.
Korban, menurutnya, sudah diturunkan dari lokasi tambang dalam keadaan meninggal dunia.
“Korban sampai di penyebrangan sekitar pukul 05.00 subuh sebelum diantar ke RSUD,” ujarnya.
Para saksi juga mengisahkan keseharian korban di lokasi tambang. Menurut mereka, Ano dikenal sebagai pribadi yang baik.
“Pendiam, jarang bercerita kalau tidak diajak bercerita, orangnya juga sangat merawat diri di lokasi,” katanya.
Isak tangis keluarga pecah di ruang tempat korban beristirahat, dengan balutan tangan dari pihak keluarga.
Di lokasi rumah sakit, sejumlah penambang dan warga tampak silih berganti datang untuk melihat kondisi korban. Aparat Polres bersama personel TNI juga terlihat berjaga-jaga.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab pasti kematian korban.











Leave a Reply
View Comments