Pasca Insiden Kue Panada Berisi Paku di HUT RI, Komisi I DPRD Bitung Panggil Kabag Umum

Komisi I DPRD Bitung melakukan pertemuan bersama Bagian Umum dan rekanan penyedia konsumsi membahas insiden kue berisi Paku.

Republish.id, BITUNG – Persoalan paku tripleks dalam kue panada yang nyaris tertelan Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Bitung, Ramlan Ifran, berlanjut ke meja Komisi I DPRD Kota Bitung, Selasa (18/8/2026),

Komisi I DPRD Kota Bitung yang dipimpin Nabsar Badoa, bersama Wakil Ketua komisi Cherry Mamesa, serta anggota Imran Lakodi, Ramlan Ifran memanggil Kepala Bagian Umum Setda Kota Bitung, Estefanus Sadrak Tacazily, dengan pihak rekanan penyedia konsumsi dalam pertemuan di ruang Komisi I DPRD Bitung.

Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah anggota DPRD dari komisi lain, seperti Alexander Wenas, Syafruddin Illa, Dewi Suawa dan Rafika Papente

Pertemuan digelar sehari setelah insiden yang terjadi saat Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Kantor Wali Kota Bitung.

Pada kesempatan itu, Ramlan Ifran, yang mengalami langsung kejadian tersebut, meminta Bagian Umum tidak menganggap persoalan itu sebagai hal biasa.

“Secara pribadi saya selaku manusia biasa sudah memaafkan. Namun, secara lembaga ini memang harus kami tindaklanjuti. Apalagi Bagian Umum merupakan mitra kerja kami Komisi I DPRD Bitung. Hal ini kami lakukan agar kedepan tidak ada lagi kejadian-kejadian seperti ini. Apalagi kalau ini terjadi kepada tamu dari luar,” ujar Ramlan.

Baca Juga :  SK Terbit, 274 Pala Mulai Bekerja, RT Masih Menunggu

Menurutnya, kejadian tersebut harus menjadi bahan evaluasi, terutama dalam memastikan makanan yang disajikan kepada tamu undangan benar-benar aman dan layak dikonsumsi.

“Jangan sampai ini terulang lagi. Kami ingin ini menjadi bahan evaluasi ke depan. Jangan sampai ini dianggap remeh. Bagian umum harus berbenah dan tentunya harus berkerja sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang sudah diatur,” tegas Ramlan.

Ia mengatakan, Bagian Umum memiliki tanggung jawab dalam urusan konsumsi pada agenda-agenda Pemerintah Kota Bitung. Karena itu, pemeriksaan dan pengawasan terhadap makanan yang disediakan harus lebih diperhatikan.

Ramlan menilai kejadian tersebut bisa saja berakhir lebih serius apabila paku yang ditemukan dalam kue panada sampai tertelan.

Baca Juga :  Dugaan Pencemaran Lingkungan Dipersoalkan, PT Delta Multi Metal Perkasa Tegaskan Sesuai Regulasi

“Ini pembelajaran bagi kita semua. Jangan hanya melihat makanan itu sudah selesai dibuat, kemudian langsung disajikan. Harus ada perhatian dan pengecekan,” ujarnya.

Ia juga meminta agar kejadian tersebut tidak hanya berhenti pada pertemuan antara DPRD, Bagian Umum dan pihak rekanan. Menurutnya, harus ada evaluasi terhadap proses penyediaan konsumsi sehingga kesalahan yang sama tidak kembali terjadi.

Ia pun, meminta Kabag Umum Estefanus Sadrak Tacazily, agar bisa tampil ke publik. Khususnya didepan awak media untuk memberikan klarifikasi terkait insiden yang sudah terjadi tersebut.

“Bagian umum harus tampil. Harus tanggungjawab jawab. Jangan sampai kami di fikir bikin drama dengan kejadian ini.Harus klarifikasi ke media 1×24 jam. Melakukan permintaan maaf secara terbuka,” pintanya.

Menurutnya, hal itu harus dilakukan Bagian Umum agar supaya tidak semakin menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Kapolres Bitung Pimpin Taptu HUT ke-81 RI

“Jangan sampai kita dinilai hanya cari panggung. Padahal selama ini kalian kerjanya yang tidak beres.

 

Sementara itu, Kabag Umum Estefanus Sadrak Tacazily

Kabag Umum Estefanus Sadrak Tacazily saat memberikan keterangannya.

dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa persoalan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi Bagian Umum. Kedepan kata dia, pihaknya akan lebih memperhatikan setiap penyediaan konsumsi dalam setiap kegiatan pemerintah daerah, terutama yang melibatkan banyak tamu undangan.

“Saya sebagai kepala Bagian Umum Pemkot Bitung meminta maaf sebesar-besarnya kepada Bapak Ramlan Ifran atas insiden kemarin. Dan juga kepada semua anggota DPRD Kota Bitung. Kami mengakui memang itu adalah tanggung jawab kami yang seharusnya tidak terjadi,” ungkapnya.

Ia juga berjanji akan lebih teliti bahkan melakukan evaluasi terhadap pihak rekanan penyedia konsumsi.

“Sekali lagi kami mohon maaf. Kami berjanji kedepan akan lebih baik lagi. Dan semoga tidak ada kejadian seperti ini di kemudian hari,” Pungkasnya.

 

Wartawan Republish.id Biro Kota Bitung