Republish.id, GORONTALO – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Provinsi Gorontalo, menggelar kegiatan Halal Bihalal dan Diskusi Publik pada Sabtu (27/4/24).
Kegiatan yang berlangsung di White Castle ini diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah IKA PMII dalam rangka Peringatan Hari Lahir (Harlah) PMII Ke-64 Tahun.
Kegiatan yang disi dengan Diskusi Publik ini dihadiri oleh puluhan Kader dari masing-masing cabang yang berada di Provinsi Gorontalo.
Diskusi publik tersebut mengusung tema “Peran IKA PMII Mengawal dan Mensukseskan Pemilihan Umum Kepala Daerah Serentak (Pemilukada) Tahun 2024.”
Ketua Umum IKA PMII Provinsi Gorontalo Kamri Alwi dalam penyampaiannya mengatakan, sedianya Harlah PMII dilaksanakan pada bulan April sebagaimana tanggal dibentuk PMII yaitu 17 April 1960.
Namun, lanjut dia, karena ada beberapa yang harus di persiapkan, maka kegiatan tersebut baru bisa dilaksanakan pada hari ini. Kendati demikian, hal tersebut tidak mengurangi nilai inti kegiatan.
Menurutnya, agenda Harlah memang bukan agenda wajib organisasi, tetapi momentum ini menjadi momen silaturahmi yang tepat bagi para kader PMII.
“Langkah kongkrit IKA PMII kedepan yaitu bagaimana membangun kekuatan paling tidak secara ekonomi dibangun, kemudian kita konsolidasikan,” kata Kamri Alwi.
“Begitupun di ruang-ruang birokrat, politisi, pengusaha.Intinya langkah pastinya ada, dan yang paling penting bisa saling support, membuka ruang kepada siapa saja terutama kader PMII,” sambungnya.

Dirinya berharap, para kader yang ada di Provinsi Gorontalo tetap membangun silaturahmi, memperbanyak diskusi dan terus meningkatkan sumberdaya manusia (SDM).
“Ini penting, sebab yang utama kita butuhkan adalah kualitas bukan kuantitas. Karena mau sebanyak apapun kader, tapi tidak berkualitas buat apa? lebih baik sedikit tapi berkualitas untuk kemajuan PMII kedepannya,” terangnya.
“Karena itu, kita IKA terus mendorong kader-kader yang berpotensi. Selain itu, kita di beri tugas untuk mensupport para kader,” kata Kamri Alwi.
Saat ditanyai apakah para kader harus berpartai dan di PKB, Kamri Alwi menegaskan bahwa IKA PMII tidak mengatur harus di satu partai atau terlibat dengan partai politik
“Walaupun memang sebagian besar dan karena mantan ketua umum PB IKA PMI itu PKB, tapi di Provinsi Gorontalo sendiri itu tidak hanya di PKB,” ucap Kamri.
“Ada yang di Golkar, PPP, PKS, Gelora dan partai lain. Jadi tidak harus di PKB, karena kami tidak melihat partainya apabila dia kader, kita wajib support,” tandasnya.(*)








Leave a Reply
View Comments