Perjuangan Ghalieb Lahidjun Berbuah Manis, Warga Ambara Akhirnya Nikmati Jaringan Seluler

Perjuangan Ghalieb Lahidjun Berbuah Manis, Warga Ambara Akhirnya Nikmati Jaringan Seluler, (Foto Istimewa)

Republish.id, GORONTALO – Setelah bertahun-tahun hidup tanpa sinyal, warga Desa Ambara dan sekitarnya akhirnya bisa menikmati layanan jaringan seluler. Pencapaian ini merupakan hasil perjuangan panjang Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Ghalieb Lahidjun, yang konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat di wilayah pelosok Kecamatan Dungaliyo.

Menara Base Transceiver Station (BTS) yang kini berdiri di Desa Ambara bukan sekadar infrastruktur komunikasi, melainkan simbol nyata dari kerja keras dan kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat desa.

“Alhamdulillah, akhirnya masyarakat Ambara dan sekitarnya bisa menikmati jaringan seluler. Ini hasil aspirasi warga yang hampir setahun lalu mereka sampaikan,” ujar Ghalieb dalam acara syukuran di lapangan desa, Selasa (11/11/2025).

Baca Juga :  Didorong Banyak Pihak, Andre Bone Siap Maju Jadi Ketua KONI Kabupaten Gorontalo

Perjuangan Ghalieb berawal dari aspirasi sederhana yang ia dengar langsung saat blusukan menjelang Pemilu Legislatif 2024. Warga kala itu tidak menuntut bantuan besar, hanya satu hal: sinyal.

Perjuangan panjang Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Ghalieb Lahidjun, yang konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat di wilayah pelosok Kecamatan Dungaliyo. (Foto Istimewa)

“Mereka bilang, tidak perlu janji bantuan lain. Cukup jaringan telepon. Kalau bisa wujudkan tower, pasti kami dukung,” kenang Ghalieb.

Berpegang pada janji itu, Ghalieb bergerak cepat. Pada 9 Juli 2025, ia mendatangi langsung pihak penyedia layanan komunikasi di Gorontalo untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di Desa Ambara, Botubulowe, Momala, dan Ayuhula.

Baca Juga :  Tragedi Tambang Bulangita: Dua Tewas, Pengusaha FM Dituding Serobot Lahan dan Operasi Tanpa Izin

Tak butuh waktu lama, empat bulan kemudian tower jaringan resmi berdiri dan beroperasi penuh melayani ribuan warga.

“Ini bukti bahwa perusahaan penyedia layanan komunikasi mendengar, dan masyarakat tidak salah menaruh harapan. Tower ini bukan sekadar tiang besi, tetapi simbol perjuangan dan bukti bahwa suara rakyat bisa benar-benar sampai ke telinga yang tepat,” tegas Ghalieb yang disambut tepuk tangan warga.

Selain memperjuangkan akses komunikasi, Ghalieb juga menunjukkan kepedulian terhadap ekonomi masyarakat. Dalam kesempatan yang sama, digelar pasar murah sebagai bagian dari program Pemerintah Provinsi Gorontalo yang menyalurkan 10 ribu paket sembako bagi warga berpenghasilan rendah.

Baca Juga :  Berbagi Berkah, TP PKK Desa Huidu Bagikan 300 Takjil untuk Pengendara

“Itulah sebabnya, anggota DPR harus aktif memperjuangkan warganya agar masuk daftar penerima bantuan. Tidak cukup hanya minta dipilih. Sekarang pemerintah daerah juga tidak bisa hanya berharap pada APBD. Harus rajin mencari program ke pusat dan mitra seperti pihak penyedia jaringan. Itu yang saya lakukan untuk Desa Ambara,” ungkapnya.

Acara peresmian tower dan pasar murah tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Ambara, perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo Iwan Sondak, serta sejumlah tokoh masyarakat yang menyambut gembira hadirnya jaringan seluler di wilayah mereka.