PETI Busato Tak Tersentuh? Aktivitas dan Pembangunan Rendaman Makin Masif, Warga Kian Resah

Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin Busato, (Foto Istimewa)

Republish.id, BOLTARA – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Busato, Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), semakin memprihatinkan. Kegiatan penambangan ilegal tersebut terpantau masih berlangsung tanpa ada tanda-tanda penghentian.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah pelaku usaha terlihat terus melakukan pengambilan material dari lokasi tambang. Aktivitas ini bahkan disebut berlangsung hampir setiap hari, dengan mobilisasi material yang diduga berasal dari titik-titik galian baru.

Baca Juga :  Prabowo Blak-blakan di Washington: 1.000 Tambang Ilegal Ditutup, Jutaan Hektare Lahan Disita

Tak hanya pengambilan material, di beberapa lokasi juga terlihat pembangunan rendaman oleh sejumlah pelaku usaha. Fasilitas tersebut diduga digunakan untuk menunjang proses pengolahan hasil tambang.

Foto Istimewa.

Keberadaan rendaman baru ini memperlihatkan bahwa aktivitas di kawasan tersebut tidak bersifat sementara, melainkan terus berkembang. Kondisi ini semakin memperkuat kekhawatiran berbagai pihak terhadap dampak yang dapat ditimbulkan.

Baca Juga :  68 Pejabat Resmi Dilantik! Ini Pesan Tegas Bupati Boltara untuk Gerak Cepat dan Adaptif

Bentang alam yang sebelumnya masih alami kini berubah menjadi lahan terbuka dengan bekas galian di berbagai titik. Kerusakan lingkungan pun menjadi ancaman nyata, mulai dari potensi pencemaran hingga perubahan struktur tanah yang dapat berdampak jangka panjang.

Foto Istimewa.

Masyarakat sekitar mengaku resah dengan semakin maraknya aktivitas PETI di Busato. Selain persoalan lingkungan, warga juga mengkhawatirkan potensi konflik sosial serta risiko keselamatan kerja, mengingat lokasi tambang tersebut tidak memiliki standar operasional yang jelas.

Baca Juga :  TPG Guru Kemenag Boltara Terancam Tertunda, Ratusan Guru Menanti Kepastian

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya tindakan tegas di lapangan untuk menghentikan aktivitas pengambilan material maupun pembangunan rendaman di kawasan PETI Busato.

Warga berharap pihak terkait segera turun tangan melakukan peninjauan dan penertiban agar kondisi lingkungan tidak semakin memburuk.