Proyek Jalan Desa Tanjung Buaya Terbengkalai, Kontraktor Kabur Tanpa Jejak

Tampak proyek peningkatan jalan di desa tanjung buaya terbengkalai akibat pihak ketiga hilang ditelan bumi. (Foto: Jefry/Republish.id).

Republish.id, BOLMUT – Warga Desa Tanjung Buaya, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), mengeluhkan proyek peningkatan jalan yang terbengkalai.

Pekerjaan yang seharusnya memperbaiki infrastruktur desa ini justru dihentikan, sementara kontraktor yang bertanggung jawab menghilang tanpa jejak, bak hantu yang lenyap di tengah malam.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Bolmut, Rudini Masuara, mengonfirmasi bahwa proyek tersebut resmi dihentikan.

Baca Juga :  KPU Undur Penetapan Hasil Pemilu 2024, Ini Alasannya

“PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) kemarin, Selasa 04/02/2025 sudah mengirimkan surat pemberitahuan pemutusan kontrak kepada pihak ketiga, karena pekerjaan tidak kunjung dilanjutkan,” ujar Rudini.

Terlihat proyek peningkatan jalan di Desa Tanjung Buaya yang ditinggal pihak ketiga. (Foto: Jefry/Republish.id).

Proyek yang dikerjakan oleh CV. Anugerah Victory ini awalnya diberikan waktu pengerjaan selama 140 hari kalender dengan total anggaran Rp1,3 miliar.

Namun, karena tidak mencapai target, kontrak diperpanjang hingga 7 Februari 2025. Meski diberi kesempatan tambahan, tidak ada tanda-tanda kelanjutan pekerjaan, sehingga kontrak akhirnya diputus.

Baca Juga :  Ini Alasan Mahasiswa UMGO Minta Rektor Copot WR III, Berawal Dari Pemilihan BEM

“Pekerjaan yang dikerjakan oleh CV. CV.Anugerah Victory memang sudah diperpanjang hingga 7 februari 2025. Namun, tak ada tanda-tanda lanjutan pekerjaan sehingga surat pemberitahuan pemutusan kontrak sudah dikirim PPK kemarin,” katanya.

Tampak gambar aspal yang diduga dikerjakan asal-asal, belum lama di kerjakan sudah mengalami kerusakan. (Foto: Jefry/Republish.id).

Saat ini, kondisi jalan semakin memprihatinkan. Aspal yang baru dibuat sudah mengalami kerusakan di beberapa titik, sementara tumpukan material proyek yang berserakan di tengah jalan menghambat mobilitas warga dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga :  Polres Minut Gelar Doa Bersama FKUB Menjaga Kerukunan Umat Beragama

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan proyek ini, baik dengan menunjuk kontraktor baru atau mencari solusi lain agar jalan dapat digunakan dengan baik.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan proyek dan alasan mereka menghilang.

Pemerintah daerah diharapkan segera bertindak agar tidak semakin merugikan masyarakat.

** Baca berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu di Channel WhatsApp Republish.id. Klik disini