Repulish.id, – BOLTARA – Upaya memperketat kedisiplinan aparatur sipil negara dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS, dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah bagian di lingkungan sekretariat daerah, Selasa (10/03/2026).
Salah satu lokasi yang didatangi adalah Bagian Barang dan Jasa (Barjas). Dalam sidak tersebut, Sekda menemukan beberapa pegawai tidak berada di tempat meski masih dalam jam kerja. Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi kualitas pelayanan, terutama bagi masyarakat atau pihak lain yang sedang mengurus administrasi di kantor pemerintah daerah.

Sidak dilakukan sebagai langkah memastikan aparatur tetap menjalankan tugas sesuai aturan serta menjaga kualitas pelayanan publik. Namun dari hasil pemeriksaan, sejumlah pegawai diketahui tidak masuk kantor tanpa keterangan yang jelas.
Temuan tersebut membuat Sekda Boltara memberikan perhatian serius. Ia menegaskan bahwa setiap pegawai memiliki tanggung jawab untuk menjaga disiplin kerja karena hal itu berkaitan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, ia meminta pimpinan di Bagian Barjas untuk segera mengambil langkah tegas terhadap pegawai yang melanggar aturan. Penindakan disiplin dinilai penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Pegawai yang tidak disiplin seperti ini akan diberikan tindakan disiplin, agar kedepan memberikan pelayanan baik, jadi saya sudah tegus kabak barjas agar pegawai ini harus diberikan penindakan disiplin agar taat aturan.
Agar persoalan pelayanan harus diutamakan, apa lagi ada persoalan wartawan membutuhkan pelayanan administrasi tidak terkendala seperti yang terjadi saat ini, mereka datang mengeluh soal pelayanan, jadi saya langsung turun langsung periksa ternyata benar adanya pegawai yang tidak disiplin,”tegasnya.
Tidak hanya di Bagian Barjas, sidak juga dilakukan di Bagian Ekonomi. Di lokasi tersebut, Sekda bahkan mendapati kondisi yang lebih memprihatinkan karena tidak ada satu pun pegawai yang berada di ruangan saat jam kerja masih berlangsung.

“lebih parah lagi saya temukan di agian ekonmi tidak ada pegawai dalam ruangan padalah masih jam kerja,ini akan saya lakukan evalwasi dan erikan teguran atau penindakan disiplin,”ungkapnya.
Sekda menegaskan bahwa kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltara.
“Saya erharap kejadian ini tidak terjadi lagi, ini akan mencoreng kinerja Pemda apa bila kejadian berulang, jadi saya juga berpesan meski di bulan ramadhan kinerja tidak boleh kendor, pelayanan kepada masyarakat harus nomor satu,” tutupnya.










Leave a Reply
View Comments