12 F-22 AS Tiba di Israel, Sinyal Perang dengan Iran Kian Nyata?

Foto www.stripes.com

Republish.id, INTERNASIONAL – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat tajam. Sedikitnya 12 jet tempur siluman F-22 milik Amerika Serikat (AS) telah tiba di pangkalan udara Israel pada Selasa, 24 Februari 2026 waktu setempat, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran yang memicu kekhawatiran soal kemungkinan konflik militer.

Kehadiran pesawat tempur generasi kelima itu disebut sebagai bagian dari langkah strategis Washington memperkuat posisinya di kawasan yang sedang memanas.

Mengutip laporan televisi lokal Israel, KAN, pesawat-pesawat tersebut mendarat di pangkalan Angkatan Udara Israel di wilayah selatan. Pengerahan ini dikaitkan dengan upaya penguatan militer AS di kawasan Timur Tengah yang belakangan berada dalam tekanan geopolitik.

Baca Juga :  Bus Real Madrid Kecelakaan Jelang Liga Champions, Kerusakan Ditaksir Capai Rp 39,5 Juta

Jet-jet F-22 dikenal sebagai salah satu pesawat tempur paling canggih di dunia. Armada ini hanya dimiliki militer AS dan dirancang untuk misi berisiko tinggi, termasuk menembus sistem pertahanan lawan serta melumpuhkan radar dan pertahanan udara musuh sebelum serangan utama dilancarkan.

Langkah ini terjadi di saat AS terus meningkatkan kehadiran militernya di kawasan Teluk Persia. Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya telah memperingatkan bahwa Washington tidak akan segan mengambil tindakan militer terhadap Iran jika pembicaraan nuklir yang sedang berlangsung gagal mencapai titik temu.

Baca Juga :  Prabowo Hadiri Sharm El Sheikh Peace Summit di Mesir, Siap Kirim 20 Ribu Pasukan Perdamaian Jika Disepakati

Negosiasi tidak langsung antara delegasi AS dan Iran, yang dimediasi oleh Oman, dijadwalkan kembali digelar di Jenewa, Swiss, pada Kamis mendatang. Trump telah mengeluarkan ultimatum kepada Teheran untuk membatasi program nuklirnya, menghentikan pengembangan rudal, serta menghentikan dukungan terhadap kelompok-kelompok bersenjata di kawasan — jika tidak, ada risiko “akibat serius”.

Baca Juga :  Dunia di Ambang Krisis: 5 Dampak Perang Israel-Iran terhadap Ekonomi Global

Tak hanya mengerahkan jet tempur, AS juga telah menempatkan dua kapal induk di wilayah tersebut sebagai bagian dari penguatan kekuatan militernya, yakni USS Abraham Lincoln dan USS Gerald R. Ford. Kedua kapal induk ini merupakan bagian dari armada terbesar dan paling modern yang dimiliki Angkatan Laut AS.

Dengan pengerahan kekuatan besar-besaran ini, pertanyaan pun mencuat: apakah ini sekadar tekanan diplomatik, atau dunia sedang berada di ambang konflik besar berikutnya?

** Baca berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu di Channel WhatsApp Republish.id. Klik disini