Tambahan Anggaran Rp52,9 Triliun, Kemendikdasmen Fokus Perluas PIP dan Revitalisasi Sekolah

Caption 2 : Kartu Indonesia Pintar (Foto Ilustrasi).

Republish.id, NASIONAL – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp52,9 triliun untuk Tahun Anggaran 2026. Dana ini difokuskan pada dua program utama: perluasan Program Indonesia Pintar (PIP) dan revitalisasi infrastruktur sekolah di seluruh Indonesia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan akses serta kualitas pendidikan nasional.

Baca Juga :  Gebrakan Wamenaker Immanuel Ebenezer Sebelum Terjerat OTT KPK

“Program Indonesia Pintar dan revitalisasi satuan pendidikan menjadi dua prioritas utama dalam usulan anggaran kami untuk tahun 2026,” kata Mu’ti di hadapan anggota Komisi X DPR RI.

PIP Jangkau 18,5 Juta Siswa

Mu’ti menjelaskan, PIP akan mendapatkan alokasi Rp13,4 triliun yang ditargetkan menyasar 18,5 juta siswa dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah.

Tak hanya itu, kementerian juga mengajukan tambahan dana untuk memperluas cakupan PIP hingga ke tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), sejalan dengan program wajib belajar 13 tahun.

Baca Juga :  Megawati Ajak Ilmuwan Rusia Teliti Gunung Berapi Bawah Laut Indonesia

“Usulan tambahan mencakup penyesuaian biaya PIP untuk SD, SMP serta perluasan PIP ke jenjang TK,” jelas Mu’ti.

Revitalisasi 11.686 Sekolah

Caption 1 : Ilustrasi gedung sekolah yang akan direvitalisasi, (Foto Ilustrasi).

Selain biaya bantuan pendidikan, Kemendikdasmen juga menekankan pentingnya perbaikan sarana prasarana sekolah. Untuk revitalisasi fisik, diusulkan anggaran Rp14,18 triliun dengan target 11.686 sekolah formal maupun non-formal di bawah pengelolaan pemerintah dan swasta.

Baca Juga :  Ajak Bantu Prabowo-Gibran, TKN Harap PDI Perjuangan Tak jadi Oposisi

“Revitalisasi satuan pendidikan menjadi kebutuhan mendesak guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa dan guru,” ujarnya.

Tambahan Rp52,9 triliun ini akan melengkapi alokasi awal Kemendikdasmen sebesar Rp55 triliun.

Komisi X DPR RI menyambut positif rencana tersebut, namun mengingatkan perlunya pengawasan ketat agar anggaran dapat digunakan secara efektif dan tepat sasaran. Pembahasan detail akan dilanjutkan dalam rapat-rapat selanjutnya.(*)