Republish.id, NASIONAL – Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat Indonesia mengurangi penggunaan atap berbahan seng dan asbes karena dinilai dapat berdampak terhadap kesehatan penghuni rumah. Sebagai alternatif, Prabowo mendorong penggunaan ijuk, rumbia, atau genteng yang dinilainya lebih sesuai dengan karakteristik rumah Indonesia.
“Begitu banyak nanti penyakit paru-paru tanpa kita sadari. Orang-orang muda sudah kena kanker paru-paru padahal dia nggak ngerokok. Dari mana? dari karat, dari asbes, dari macam-macam, kimiawi,” ujar Prabowo dalam acara Peresmian Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (31/7/2026).
Prabowo menyebut atap seng mudah berkarat. Menurutnya, karat tersebut dapat menjadi salah satu pemicu penyakit.
Karena itu, Prabowo menyarankan masyarakat menggunakan bahan alami seperti ijuk dan rumbia maupun genteng sebagai material atap rumah. Menurutnya, bahan-bahan tersebut merupakan bagian dari karakteristik asli rumah Indonesia.
“Aslinya bangsa Indonesia tidak memakai seng. Kalau perlu kita kembali pakai ijuk kembali, pakai rumbai, kalau tidak kita harus cari (alternatif). Rakyat kita dari dulu bisa bikin genteng kok, genteng bukan teknologi baru, rakyat kita dari dulu pakai genteng,” ucapnya.
Selain alasan kesehatan, Prabowo menilai penggunaan material selain seng dapat membantu memperbaiki estetika perkotaan di Indonesia. Ia mengaku tidak ingin melihat banyak atap seng yang sudah berkarat.
Prabowo sebelumnya juga mendorong perbaikan estetika perkotaan dan lingkungan di Indonesia. Menurutnya, lingkungan yang terlihat indah dapat menarik wisatawan mancanegara untuk berkunjung.
Sebelumnya, Prabowo menginginkan seluruh atap rumah di Indonesia ke depan menggunakan genteng berbahan tanah agar rumah terasa lebih sejuk dan atap tidak mudah berkarat. Untuk mewujudkan hal tersebut, ia mendorong gerakan yang disebut sebagai ‘gentengisasi’.
“Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi nanti ini gerakannya adalah gerakan, proyeknya adalah proyek gentengisasi seluruh Indonesia,” katanya dalam acara Taklimat Presiden RI pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/2/2026).
Prabowo menilai masih banyak rumah di Indonesia yang menggunakan seng sebagai material atap. Menurutnya, seng dapat membuat penghuni merasa lebih panas di dalam ruangan dan juga rentan mengalami karat.
Gagasan tersebut disebutnya sebagai salah satu upaya untuk membuat Indonesia lebih indah. Hal itu sejalan dengan keinginannya mendorong gerakan Indonesia ASRI yang merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
“Saya lihat saudara-saudara, semua kota, kecamatan, hampir semua desa kita sekarang, maaf ya, terlalu banyak genteng dari seng. Seng ini panas untuk penghuni. Seng ini juga berkarat jadi tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genteng dari seng,” tuturnya.












Leave a Reply
View Comments