Pemkab Gorontalo Luncurkan Program “Maryam Go”, Perkuat Restorasi Pemberdayaan Perempuan dan Anak

Pemkab Gorontalo Luncurkan Program “Maryam Go”, Perkuat Restorasi Pemberdayaan Perempuan dan Anak, (Foto Vera/Republish.id).

Republish.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo resmi memperkenalkan program inovatif bernama Maryam Go, yang difokuskan untuk memperkuat pemberdayaan, perlindungan, serta pemenuhan hak-hak perempuan dan anak di daerah tersebut.

Peluncuran program tersebut digelar di halaman Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Rabu (22/10/2025), dengan dihadiri oleh unsur Forkopimda, pelaku usaha, perguruan tinggi, organisasi perempuan, serta BWP.

Baca Juga :  Hadiri Doa Akbar dan Milad ke III Yayasan Ilmu Ilomata, Begini Kata Asisten III Pemprov Gorontalo

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa Maryam Go menjadi langkah strategis dalam mewujudkan sistem perlindungan sosial yang lebih adil, inklusif, dan berkeadilan bagi perempuan serta anak.

“Dengan diluncurkannya program Maryam Go, saya mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Forkopimda, pelaku wirausaha, perguruan tinggi, media massa, organisasi perempuan (PKK), serta BWP, untuk bersama-sama bertanggung jawab dalam restorasi pemberdayaan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak dan perempuan,” ujar Sofyan yang didampingi Wakil Bupati Tonny Junus.

Baca Juga :  Ismanto Ingatkan PKD di Kota Barat Cermat Awasi Verfak ke 2 Calon Perseorangan

Program Maryam Go dirancang sebagai wadah koordinasi lintas sektor dalam menangani beragam isu sosial yang dihadapi perempuan dan anak, mulai dari kesetaraan akses ekonomi hingga perlindungan dari kekerasan.

Baca Juga :  UMGO Marathon 2025 Siap Digelar, Hadirkan Pengalaman Baru untuk Pecinta Lari

“Semua ini demi mewujudkan Kabupaten Gorontalo yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan,” tambah Sofyan.

Melalui inisiatif ini, Pemkab Gorontalo berharap terciptanya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, lembaga masyarakat, serta dunia usaha untuk membangun lingkungan yang aman, mendukung tumbuh kembang anak, dan menguatkan peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Redaksi Republish.id