Aliansi Jurnalis Boalemo Sayangkan Pernyataan Rum Pagau

Aliansi Jurnalis Boalemo (AJB). (Foto : AJB)

Republish.id, GORONTALO – Ketua Aliansi Jurnalis Boalemo (AJB), Abdul Majid Rahman menyayangkan pernyataan kontroversial yang disampaikan Politisi Nasdem, Rum Pagau.

Menurutnya, pernyataan tersebut tidak seharusnya diucapkan oleh seorang politisi. Apalagi Rum Pagau merupakan tokoh yang dihormati karena pernah jadi Bupati Boalemo periode 2012—2017.

“Kami sangat menyayangkan kalimat seperti ini justru keluar dari seorang public figure. Menurut kami, kalimat seperti ini tidak pantas diucapkan oleh tokoh yang di hormati oleh masyarakat,” kata Majid, Kamis (2/5/2024).

Baca Juga :  Blusukan di Bilato, Roni-Adnan Sukses Tarik Simpati Ibu-ibu

Sebagai mantan Bupati, kata Majid, Rum Pagau setidaknya memahami kerja kerja jurnalis yang juga melaksanakan amanah undang undang pers sebagai produk hukum negara.

“Kalaupun beliau pernah bermasalah dengan wartawan, sebut oknumnya. Sekalipun disebut inisial itu tidak masalah buat kita, tapi jangan samaratakan pers,” tegas Majid.

“Wartawan ini juga tidak ada yang kabal hukum. Kalau beliau keberatan, silahkan di tempur jalur-jalur yang ada. Jangan malah mengeluarkan statemen yang membias seperti itu,” tambahnya.

Baca Juga :  DPR Sahkan UU Desa : Masa Jabatan Kades Jadi 8 Tahun, Ini 7 Poin Pentingnya
Ketua Aliansi Jurnalis Boalemo (AJB), Abdul Majid Rahman.

Sebagai seseorang yang diketahui akan maju dalam Pilkada Boalemo 2024, lanjut Majid, seharusnya Rum Pagau ikut serta dalam menjaga stabilitas daerah.

“Beliau ini adalah salah satu public figure yang banyak dikagumi, di hormati, bahkan digadang gadang sebagai bakal calon Bupati Bualemo,” kata Majid.

Baca Juga :  DPW LSM Galaksi Sulut Dukung Program Makan Gratis Bergizi Presiden Prabowo

“Jadi sangat disayangkan ketika beliau justru mengeluarkan kata kata yang berpotensi menimbulkan kegaduhan menjelang Pilkada. Apalagi yang di serang adalah pers,” lanjutnya.

Saat ditanyakan apakah akan menempuh jalur hukum seperti yang dilakukan Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Gorontalo, Majid menyebut hal tersebut sangat mungkin dilakukan.

Kendati demikian, Majid mengaku saat ini pihaknya masih akan melakukan pembicaraan di internal AJB.

“Saya dan teman teman masih bicara di intenal, apakah akan menempuh jalur hukum atau bagaimana,” tandasnya.(*)

"Mantan Wartawan media cetak Harian Gorontalo Pos ini memulai karir di dunia Jurnalisme tahun 2018. Masih aktif menulis di media online Republish.id hingga saat ini."