Diserang Balik dalam Hitungan Jam: Iran Hujani Israel dan Pangkalan AS di Teluk

Diserang Balik dalam Hitungan Jam: Iran Hujani Israel dan Pangkalan AS di Teluk, (Foto Istimewa)

Republish.id, INTERNASIONAL – Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak. Hanya beberapa jam setelah wilayahnya diserang, Iran dilaporkan meluncurkan serangan balasan berupa rudal ke Israel. Rekaman yang beredar luas menunjukkan serangan besar menghantam pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain.

Sejauh ini, Iran diklaim telah menyerang Israel serta sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Kuwait. Selain itu, beredar pula laporan yang belum dapat dikonfirmasi mengenai ledakan di Arab Saudi dan Yordania.

Garda Revolusi Iran Klaim Serang Pangkalan AS di Kawasan Teluk

Baca Juga :  OpenAI Rilis ChatGPT Atlas: Browser AI Penantang Chrome, Buka Akses Konten Dewasa

Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan pasukannya telah melancarkan serangan terhadap sejumlah pangkalan militer milik Amerika Serikat di kawasan Teluk Arab. Negara-negara yang disebut menjadi lokasi serangan antara lain Bahrain, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Serangan tersebut diklaim sebagai respons langsung atas serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Dalam pernyataan yang dikutip dari kantor berita Tasnim dan AFP, IRGC menyebutkan bahwa rudal dan drone diluncurkan ke beberapa target militer AS, termasuk markas besar Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat di Bahrain.

Baca Juga :  Inggris Bantah Tuduhan Rusia Tentang 6 Diplomatnya Jadi Mata-mata

Tak hanya itu, IRGC juga mengklaim telah menyerang target-target militer di wilayah Israel sebagai bagian dari aksi balasan yang mereka sebut terukur dan terencana.

Pernyataan tersebut muncul setelah laporan media menyebutkan adanya rentetan ledakan yang mengguncang sejumlah negara Teluk Arab yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.

Insiden ini terjadi usai serangan udara gabungan AS dan Israel yang menargetkan berbagai lokasi di Iran pada pagi harinya. Militer Israel menyebut serangan itu sebagai langkah pendahuluan terhadap puluhan target militer Iran.

Baca Juga :  Presiden AS Joe Biden Sebut Tindakan Israel di Gaza Berlebihan

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa Teheran akan merespons setiap serangan secara tegas. Iran juga menyatakan tidak ada lagi “garis merah” dalam melakukan pembalasan, serta memperingatkan Amerika Serikat dan Israel agar bersiap menghadapi konsekuensinya.

Di sisi lain, militer Israel melaporkan bahwa sejumlah rudal telah diluncurkan dari Iran ke wilayahnya. Serangan tersebut memicu sirene peringatan serangan udara di beberapa daerah dan meningkatkan kewaspadaan nasional.