Republish.id, SULTENG – Wakil Bupati Buol secara resmi membuka Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Tingkat Kabupaten Buol Tahun 2026 yang diikuti ratusan guru, kepala sekolah, dan praktisi pendidikan dari berbagai wilayah di Kabupaten Buol.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, keberhasilan mencetak generasi unggul tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik, tetapi juga strategi, kedisiplinan, dan kerja sama yang kuat.

Ia mengibaratkan dunia pendidikan layaknya sebuah tim sepak bola yang harus memiliki tujuan bersama untuk menghasilkan generasi cerdas, berkarakter, dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Wakil Bupati juga menekankan bahwa pembangunan fisik memang penting, namun pembangunan manusia merupakan fondasi utama yang harus dimulai dari ruang-ruang kelas. Karena itu, peran guru menjadi sangat menentukan dalam membentuk masa depan daerah maupun bangsa.
Mengangkat tema “Cita-Cita Kolektif Kewargaan Desa Dunia”, Temu Pendidik Nusantara XIII menjadi wadah untuk memperkuat kapasitas pendidik sekaligus mempersiapkan generasi muda daerah agar mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan identitas dan nilai-nilai lokal yang dimiliki.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi digital, para guru juga didorong untuk menjadi pelopor perubahan dan inovasi dalam proses pembelajaran. Melalui forum tersebut, diharapkan lahir berbagai gagasan kreatif yang dapat mendorong kemajuan pendidikan di Kabupaten Buol.
Sementara itu, Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Buol menyampaikan bahwa organisasinya terus berupaya meningkatkan kompetensi para pendidik melalui berbagai program pengembangan kapasitas.

Ia menjelaskan, IGI Kabupaten Buol juga membangun sinergi dengan Kementerian Agama guna memastikan seluruh guru memperoleh kesempatan yang sama dalam meningkatkan kompetensi, tanpa terkendala oleh persoalan administratif maupun birokrasi.
Kegiatan Temu Pendidik Nusantara XIII diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antarpendidik serta mendorong lahirnya inovasi yang mampu menjawab tantangan pendidikan di era modern.













Leave a Reply
View Comments