Bitung Siaga Ancaman El Nino, Ratusan Personel Disiapkan

Apel Gelar Pasukan tanggap bencana El Nino di Mapolres Bitung. Foto: Humas Polres Bitung

Republish.id, BITUNG – Ancaman musim kemarau panjang tak dianggap sepele.

Pemerintah Kota Bitung bersama Polres Bitung menggelar Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana Dampak El Nino di halaman Mapolres Bitung, Selasa (4/8/2026).

Apel dipimpin Wali Kota Bitung Hengky Honandar didampingi Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho. Seluruh unsur Forkopimda, TNI, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup hingga Kejaksaan dan Pengadilan Negeri ikut terlibat.

Langkah ini dilakukan menyusul prediksi BMKG yang memperkirakan penurunan curah hujan di sejumlah wilayah Sulawesi Utara. Dampaknya bisa memicu kebakaran hutan dan lahan, kekeringan hingga krisis air bersih jika tidak diantisipasi sejak dini.

Baca Juga :  SK Terbit, 274 Pala Mulai Bekerja, RT Masih Menunggu

Wali Kota Bitung, Hengky Honandar pada kesempatan itu mengajak seluruh instansi  meninggalkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi untuk menghadapi potensi bencana akibat El Nino.

Hengky mengatakan pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi, mulai dari memperkuat koordinasi antarinstansi, memastikan armada pemadam kebakaran siap beroperasi hingga mengintensifkan edukasi kepada masyarakat.

Baca Juga :  Polisi Dalami CCTV dan Saksi Kasus Ricuh PT Futai

“Kemungkinan musim kemarau akan berlangsung cukup panjang. Karena itu kewaspadaan harus menjadi tanggung jawab kita bersama. Dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, kami optimistis dampak El Nino di Kota Bitung dapat diminimalkan,” kata Hengky.

Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho menegaskan lebih dari 100 personel gabungan telah disiagakan lengkap dengan kendaraan operasional dan peralatan pendukung.

“Kalau ada instansi yang kekurangan sarana, instansi lain siap membantu. Ini bentuk nyata sinergi dalam penanggulangan bencana. Kami juga mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan segera melapor jika menemukan titik api,” tegas Arie.

Baca Juga :  Aktivis ini Sebut Pemkot Bitung Sibuk Cari Alasan Soal Perekrutan PALA-RT

Usai apel, jajaran Forkopimda melakukan pengecekan kendaraan operasional dan perlengkapan pemadam kebakaran. Pengecekan itu untuk memastikan seluruh personel dan peralatan siap diterjunkan sewaktu-waktu apabila terjadi keadaan darurat.

 

Wartawan Republish.id Biro Kota Bitung