Ketua Forsa Warkop Bitung dan Ichal Mamuntu Sepakat Berdamai

Kasat Intel Polres Bitung IPTU Christian Witer P. Pardede saat memberikan arahan pada pertemuan Forsa Warkop Kota Bitung tentang perdamaian Kep Anto dan Ichal Mamuntu

Republish.id, BITUNG — Ketua Forum Persaudaraan Warung Kopi (Forsa Warkop) Kota Bitung, Harisanto Pasa alias Kep Anto, menyatakan persoalannya dengan Ichal Mamuntu dan Mario Mamuntu telah diselesaikan melalui mediasi.

Mediasi tersebut berlangsung sekitar pukul 04.00 Wita, di Mapolres Bitung. Dalam pertemuan itu, kedua pihak sepakat mengakhiri persoalan yang sebelumnya sempat memanas dan menyebutnya sebagai kesalahpahaman.

“Tadi jam 4 sore, saya sudah mediasi dengan Ichal Mamuntu beserta Mario Mamantu. Jelas saya sampaikan, malam ini kami sudah bersepakat dengan kejadian kemarin. Kami sudah tidak ada lagi masalah,” kata Kep Anto dalam pertemuan bersama pengurus dan anggota Forsa Warkop Kota Bitung, Rabu (16/4/2026).

Kep Anto meminta persoalan tersebut tidak lagi diperpanjang. Dia juga mengingatkan agar masalah pribadi tidak dimanfaatkan atau ditunggangi pihak lain.

“Jangan sampai hal ini ditunggangi oleh oknum-oknum lain. Beberapa hari ini kita lihat media sosial sudah sangat panas,” ujarnya.

Menurutnya, keputusan melakukan mediasi diambil agar persoalan tersebut benar-benar selesai dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Bitung Sita 245 Butir Trihexyphenidyl Dari Tangan Perempuan 

“Sebagai Ketua Forsa Warkop, saya mengambil langkah untuk mediasi dengan Ichal Mamuntu supaya masalah ini clear,” katanya.

Kep Anto juga menegaskan tidak ingin memanfaatkan dukungan anggota Forsa Warkop untuk kepentingan pribadi. Dia meminta seluruh anggota tidak terprovokasi dan kembali menjalankan aktivitas masing-masing.

“Apalagi anak-anak preman yang bersama saya. Saya tidak akan manfaatkan kalian. Saya sangat berterima kasih kepada saudara-saudara saya di Forsa Warkop,” katanya.

Dia mengaku persoalan tersebut sebenarnya telah berlangsung cukup lama dan selama ini dipendam sendiri karena dianggap sebagai masalah pribadi.

“Masalah ini sudah berlangsung lama dan saya pendam sendiri. Tidak ada yang saya hubungi karena saya pikir ini adalah masalah pribadi saya. Tapi ternyata saudara-saudara saya sangat perhatian dan peduli sama saya,” ucapnya.

Kep Anto mengatakan kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi dirinya maupun organisasi. Dia berjanji lebih berhati-hati agar persoalan serupa tidak memicu provokasi.

Baca Juga :  HUT Ke-6 SAKTI Sulut Dorong Implementasi Konvensi ILO C188

“Belajar dari pengalaman ini. Saya tidak akan mengulanginya lagi. Setiap langkah saya lebih hati-hati, jangan sampai ada yang terprovokasi,” katanya.

Dia kemudian meminta pengurus dan anggota Forsa Warkop yang hadir menyampaikan kepada anggota lainnya bahwa persoalan tersebut telah selesai.

“Tidak usah diperpanjang lagi. Kita harus kembali kehidupan normal lagi untuk bekerja. Cerita soal ini sudah selesai. Kuburkan saja,” pintanya.

Kep Anto juga menyampaikan permohonan maaf jika keputusan berdamai tersebut tidak diterima semua pihak. Dia menyebut perdamaian diperlukan demi menjaga situasi Kota Bitung tetap kondusif.

“Keputusan damai ini sudah saya ambil. Masalah ini sudah diselesaikan. Terima kasih kepada Kapolres dan yang sudah terlibat proaktif berfikir tentang kedamaian Kota Bitung. Karena kalau ini berlarut-larut, masalah ini akan panas,” ungkapnya.

Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho melalui Kasat Intel Polres Bitung IPTU Christian Witer P. Pardede mengapresiasi kesepakatan damai tersebut.

Christian menyampaikan pesan Kapolres yang memberikan apresiasi kepada Kep Anto, Ichal Mamuntu dan Mario Mamuntu karena memilih menyelesaikan persoalan melalui mediasi.

Baca Juga :  Bapenda dan Kejari Bitung Perkuat Pengawasan Tunggakan Pajak, PT IKI Ikut Dibahas

“Karena ketokohan mereka yang memiliki militansi masing-masing membawa dampak. Kita bisa lihat di media sosial sudah saling adu argumen yang dapat menyebabkan hal-hal yang tidak baik untuk Kota Bitung,” kata Christian.

Menurut Christian, kesediaan kedua pihak menurunkan ego menjadi salah satu kunci tercapainya kesepakatan.

“Tadi dalam mediasi dapat menyingkirkan ego dan mengedepankan akal sehat untuk Kota Bitung yang damai. Sama-sama mau mengintrospeksi diri dan menyadari ada kepentingan yang lebih besar di balik permasalahan yang ada, yaitu kamtibmas yang aman untuk masyarakat Kota Bitung,” tuturnya.

Kapolres Bitung, kata Christian, berterima kasih kepada kedua pihak yang telah sepakat menjaga situasi Kota Bitung tetap aman dan kondusif.

“Pihak Ichal Mamuntu juga menyambut baik perdamaian ini dan menyatakan semuanya adalah kesalahpahaman. Sudah tercapai kesepakatan kedua belah pihak agartidak melanjutkan permasalahan ini,” pungkasnya.

 

Wartawan Republish.id Biro Kota Bitung