Workshop SDI 2026, Pemkab Buol Dorong Data Berkualitas untuk Pembangunan

Foto: Doc. Humas

Republish.id, SULTENG – Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola data pemerintah melalui Workshop Penguatan Prinsip Satu Data Indonesia (SDI) dan Kualitas Data Statistik Sektoral Kabupaten Buol Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Buol, Rabu (7/10/2026).

Workshop yang diinisiasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buol tersebut dihadiri Kepala BPS Kabupaten Buol, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Buol atau yang mewakili, serta peserta dari berbagai instansi daerah.

Kegiatan itu menjadi langkah untuk memperkuat pengelolaan data sektoral agar mampu menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antarinstansi.

Baca Juga :  Kemah Hari Pramuka ke-65 di Buol Resmi Dibuka, Ratusan Penggalang dan Penegak Ikuti Kegiatan

Dalam sambutan Wakil Bupati Buol pada pembukaan kegiatan, Pemerintah Kabupaten Buol menyampaikan apresiasi kepada BPS Kabupaten Buol atas pelaksanaan workshop tersebut.

Pemerintah daerah menilai penerapan Satu Data Indonesia di tingkat daerah tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan aspek administratif, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja pemerintahan yang berbasis data.

Baca Juga :  Pesan Penting Wakil Bupati Buol di TPN XIII, Guru Diminta Siap Hadapi Tantangan Global

“Data memiliki peran yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Perencanaan pembangunan yang baik harus didukung oleh data yang baik. Penerapan Satu Data Indonesia di tingkat daerah tidak boleh dipandang sekadar pemenuhan administratif, melainkan harus menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja berbasis data,” tegas Wakil Bupati Buol.

Dalam sambutan itu juga ditekankan pentingnya peran seluruh OPD sebagai produsen data. Setiap OPD memiliki tanggung jawab menghasilkan data sesuai prinsip SDI sekaligus menyampaikan data beserta metadatanya kepada walidata.

Baca Juga :  Wabup Buol Sambut Danlanal Tolitoli, Bahas Sinergi Keamanan dan Pembangunan

Karena itu, kualitas statistik menjadi tanggung jawab bersama, termasuk dalam memastikan relevansi, akurasi, ketepatan waktu, keterbandingan, hingga kemudahan akses terhadap data.

Pemkab Buol berharap pelaksanaan workshop tersebut tidak berhenti pada peningkatan pemahaman peserta, tetapi dapat diterapkan dalam pengelolaan data di masing-masing OPD.

Penerapan tersebut mencakup setiap tahapan, mulai dari perencanaan, pengumpulan, pemeriksaan kualitas, penyusunan metadata, pemutakhiran, hingga penyebarluasan data untuk mendukung pembangunan Kabupaten Buol yang tepat sasaran.

Redaksi Republish.id