Mahasiswa KKN-PK Desa Panca Karsa 1 Buat Inovasi Bubuk Larvasida dari Kulit Buah Coklat

Fhoto bersama mahasiswa KKN-PK UNG usia pelaksanaan demonstrasi pembuatan bubuk larvasida dari kulit buah coklat di Desa Panca Karsa I, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato.
Fhoto bersama mahasiswa KKN-PK UNG usia pelaksanaan demonstrasi pembuatan bubuk larvasida dari kulit buah coklat di Desa Panca Karsa I, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato.

Republish.id, POHUWATO – Hasil pertanian di Desa Panca Karsa 1, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato sangat berpotensi untuk dikembangkan.

Satu diantaranya perkebunan coklat yang cukup besar. Namun hasil kulit dari buah coklat tersebut belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat.

Padahal, kulit buah coklat diketahui mengandung senyawa polifenol yang dapat berpotensi sebagai larvasida alami untuk pengendalian nyamuk.

Desa Panca Karsa I memiliki potensi masalah kesehatan lingkungan dan penyakit terkait vektor, khususnya demam berdarah.

Berdasarkan data dari Puskesmas setempat, pada tahun 2022 tercatat adanya beberapa kasus demam berdarah di desa ini.

Baca Juga :  Kemenlu RI : GNB Sepakat Dukung Penuh Perjuangan Palestina

Hal ini menunjukkan perlunya upaya pencegahan dan pengendalian penyakit demam berdarah yang erat kaitannya dengan kondisi kesehatan lingkungan.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan demonstrasi pembuatan bubuk larvasida dari kulit buah coklat di Desa Panca Karsa I, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato.

Demontrasi dirangkaikan dengan penyuluhan kesehatan lingkungan tentang demam berdarah dengan sasaran masyarakat setempat, Jumat (02/8/2024)

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Desa Pancakarsa bertujuan memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan SDM lokal sebagai alternatif pengendalian vektor penyakit, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk.

Baca Juga :  Keterlambatan Tukin PPPK di Kemenag Gorontalo Picu Protes Besar-besaran

Selain itu, kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di wilayah tersebut.

Koordinator Desa KKN Profesi Kesehatan desa Panca Karsa I, Muhammad Alvin Febrian Tiffany katakan, suksesnya kegiatan ini tidak lepas dari bantuan masyarakat setempat.

“Kegiatan ini kami dibuat agar masyarakat dapat mengenal pemanfaatan sumber daya alam lokal”, Ujar Alvin.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Pancakarsa 1, Zainuri Mustofa merasa bangga atas terlaksananya kegiatan tersebut. Pasalnya, kegiatan itu sangat penting dan bermanfaat untuk menambah pengetahuan masyarakat pentingnya kesehatan.

Baca Juga :  Sambut Ramadhan, Ribuan Jamaah Padati Masjid Agung At-Tafakur Buol dalam Tabligh Akbar Penuh Makna

“kami dari pemerintah desa merasa sangat bangga dengan karya yang dibuat oleh mahasiswa KKN profesi kesehatan. Dari limbah kulit buah coklat yang bisa dimanfaatkan dengan sangat baik sekali,” imbuhnya.

Nada yang sama disampaikan Nakes Puskesmas Pancakarsa 1. Menurutnya, agenda ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kesehatan.

“Terimakasih kepada mahasiswa KKN Profesi Kesehatan yang telah menciptakan produk inovasi dari kulit buah coklat ini, semoga produk ini dapat bermanfaat bagi masyarakat desa,” tutupnya.

"Mantan Wartawan media cetak Harian Gorontalo Pos ini memulai karir di dunia Jurnalisme tahun 2018. Masih aktif menulis di media online Republish.id hingga saat ini."