BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang!

Ilustrasi Cuaca Ekstrem (Sumber Freepik.com)

Republish.id, SULUT – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di Sulawesi Utara.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, wilayah ini berisiko mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang pada 19-23 Maret 2025.

Fenomena atmosfer seperti nilai anomali OLR (Outgoing Longwave Radiation) yang menunjukkan anomali negatif, serta pergerakan Low Frequency yang berulang di wilayah Sulawesi Utara, turut memperkuat aktivitas konvektif.

Baca Juga :  PDI-P Panaskan Mesin Politik di Bolmong Raya, Olly Tekankan Kekuatan Akar Rumput

Faktor lain, seperti belokan angin dan konvergensi, juga meningkatkan potensi curah hujan tinggi.

BMKG menegaskan bahwa kondisi atmosfer yang labil dan kelembaban udara yang tinggi dari lapisan bawah hingga atas semakin memperkuat peluang hujan deras.

Baca Juga :  Dugaan Pengrusakan Pesisir Pantai Tanjung Buaya Dilaporkan ke Gakkum LHK Sulut

Daerah yang berpotensi terdampak meliputi Manado, Bitung, Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Bolmong, Bolmong Utara, Bolmong Selatan, Kepulauan Sitaro, Sangihe, dan Talaud.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Baca Juga :  Sejarah Pemekaran Sulawesi Utara: Lahirnya Provinsi Baru dan Wacana yang Tertunda

Pemerintah daerah juga diminta untuk melakukan langkah antisipasi guna mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan cuaca di Sulawesi Utara, masyarakat dapat mengakses website https://cuaca.bmkg.go.id/ atau menghubungi WhatsApp 0811-4320-0877. Informasi juga tersedia melalui media sosial BMKG Sulawesi Utara di Facebook dan Instagram @infocuaca_sulut.

 

"Mantan Wartawan media cetak Harian Gorontalo Pos ini memulai karir di dunia Jurnalisme tahun 2018. Masih aktif menulis di media online Republish.id hingga saat ini."