RSUD Bolmut Klarifikasi Video Viral, Tindakan Medis Telah Sesuai Prosedur

Melalui pernyataan resmi tertulis yang disampaikan oleh Direktur RSUD Bolmut, Firlia Mokoagow, melalui dokter jaga IGD, dr. Ayu Fitria Panawar rumah sakit menjelaskan bahwa seluruh tindakan medis telah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), (Kolase Foto Republish.id)

Republish.id, BOLMUT – Pihak RSUD Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) akhirnya angkat bicara terkait video berdurasi 9 menit 20 detik yang viral di media sosial.

Video yang diunggah oleh akun Fahmi Alamri menyoroti kondisi pelayanan di IGD RSUD Bolmut, dan menyebut fasilitas tidak layak serta ketiadaan petugas jaga.

Melalui pernyataan resmi tertulis yang disampaikan oleh Direktur RSUD Bolmut, Firlia Mokoagow, melalui dokter jaga IGD, dr. Ayu Fitria Panawar rumah sakit menjelaskan bahwa seluruh tindakan medis telah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Pasien masuk UGD RS Bolmut, pukul 00.20 WITA datangn sendiri dengan tidak ada keluhan. Pasien masuk sendiri turun dari mobil dijemput oleh perawat Sadiqin dan dibawa ke bed pasien,” tulis pihak RS dalam kronologi tertulis.

Dalam laporan itu dijelaskan bahwa pasien Ny. E.T mendapat layanan mulai dari anamnesis, pemasangan infus, pemeriksaan laboratorium dan EKG, hingga konsultasi dengan dokter spesialis.

Baca Juga :  Bupati Boltara Buka Raker Pemda di Kaidipang, Sinkronkan Program Pembangunan 2026 hingga Desa

Sayangnya, selama proses perawatan berlangsung, pihak keluarga, terutama suami pasien, bersikap tidak kooperatif.

Ia sempat marah karena AC ruangan tidak dingin, meminta pindah ke ruang VIP, dan bahkan melakukan siaran langsung di area bed pasien dalam kondisi diduga berada di bawah pengaruh alkohol.

“Suami pasien meminta perawat melepas infus saat pasien masih tidur, namun perawat menjelaskan bahwa keputusan harus dari dokter,” tulis pihak RS.

Lebih lanjut, pada pukul 07.30 WITA dokter menyarankan agar pasien menjalani rawat inap. Namun, keluarga menolak tanpa menandatangani surat penolakan dan akhirnya membawa pasien pulang pukul 08.30 WITA atas permintaan sendiri.

Privasi dan Prosedur Dilanggar

RSUD Bolmut menyayangkan tindakan pengambilan gambar dan video tanpa izin yang dilakukan di ruang perawatan. Hal ini dianggap melanggar privasi pasien dan petugas medis.

“Tindakan memaksa dari suami pasien bertentangan dengan ketentuan RS. Pengambilan gambar/video tanpa izin melanggar privasi pasien dan petugas medis.,” tegas laporan tersebut.

Baca Juga :  Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Komunitas Matic Regency Gorontalo Bagi Masker Gratis

Pihak rumah sakit menambahkan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran penting agar semua pihak – baik pasien maupun keluarga – mematuhi aturan dan etika saat berada di fasilitas pelayanan kesehatan.

Sebelumnya, Sebuah video berdurasi 9 menit 20 detik yang diunggah oleh akun Facebook Fahmi Alamri viral dan menuai beragam reaksi dari warganet.

Video tersebut merekam kondisi memprihatinkan di RSUD Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), di mana seorang pasien terlihat membawa alat tensi dan kipas angin sendiri karena fasilitas dasar seperti AC dan lampu kamar mandi tidak berfungsi.

Lebih mengejutkan lagi, dalam video tersebut tampak tidak ada satu pun perawat atau petugas piket yang berjaga di ruang IGD saat itu.

“Nih, minta tolong. Ini pasien bawa tensi sendiri. Ini rumah sakit apa kandang kambing? Ini yang harus jadi pertanyaan,” kata Fahmi dalam video.

Ia juga menyoroti ketiadaan piket dan kondisi ruangan yang tidak layak, mengkritik keras sistem pelayanan yang ia nilai amburadul.

Baca Juga :  Viral! Warga Protes Tarif Parkir Rp4 Ribu di Polda Metro Jaya, Polisi Beberkan Aturan Resminya

“Ini ditinggal. AC tidak berfungsi semua. Ini merasa aneh. Jadi, minta tolong kepada pemerintah daerah, tolong tertibkan. Piket saja tidak ada ini. Ini luar biasa,” tegasnya.

Fahmi pun menyampaikan harapannya agar Kementerian Kesehatan tidak hanya fokus pada proyek-proyek formal, tetapi juga serius menyelidiki kondisi nyata dan kinerja tenaga kesehatan di daerah tersebut.

“Ini sudah keterlaluan. Ini masyarakat tidak dihargai saja di bidang kesehatan. Saya minta tolong kepada Bapak Bupati, kepada Sirajudin Lasena, minta tolong. Lampu WC saja tidak ada, sampai saya beli. AC saja tidak berfungsi di IGD,” lanjutnya.

Video tersebut menuai komentar miring dari warganet yang geram dengan kondisi pelayanan RSUD Bolmut.

“Taruh akang kambing jo rumah sakit begitu,” tulis seorang netizen.

“Biasa, air di WC itu tidak ada,” timpal netizen lainnya.