Aksi Maling Spion Motor Resahkan Pengunjung Taman Budaya Limboto

Taman Budaya Limboto di Jl. Ahmad A. Wahab, Kayubulan, Kec. Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Republish.id, GORONTALO –  Aksi Maling spion motor yang dilakukan oleh oknum nakal sempat meresahkan pengunjung Taman budaya Limboto.

Salah satu pengunjung yang tak mau disebutkan namanya mengaku, pernah mengalami kejadian kehilangan kaca spion motornya saat terparkir di area belakang Taman (Depan Kantor Bupati Gorontalo).

“Pernah saya alami, Waktu itu kejadian malam Senin. Tapi saya sudah ikhlaskan, insyaallah berkah,” ucap salah satu pengunjung kepada wartawan, Minggu (12/05/2024) Malam.

Baca Juga :  Industri Motor Listrik Tunggu Kepastian Insentif 2025, Stok Menumpuk di Dealer

Kejadian maling spion motor sudah dua kali dialami oleh pengunjung, termasuk pengunjung yang berprofesi sebagai wartawan pun mengalami hal serupa.

Terpisah, Kapolsek Limboto Iptu Suprapto, S.I.P saat ditemui di ruangannya mengatakan, akan menindak lanjuti keresahan pengunjung terkait maling spion motor tersebut.

Baca Juga :  Tim Roni-Adnan Serukan Fokus pada Program dan Etika dalam Kampanye
Kapolsek Limboto Iptu Suprapto, S.I.P saat ditemui di ruangannya, Senin (13/05/2024).

Kata Iptu Suprapto, Pihaknya akan lebih meningkatkan kegiatan pengamanan di wilayah Taman Budaya Limboto khususnya pada malam hari.

“Walaupun dalam setiap harinya itu pasti dilakukan patroli, dan memang terkadang namanya orang mencuri mereka lihat waktu, niat dan kesempatannya,” tutur Iptu Suprapto.

Baca Juga :  Pria di Gorontalo Ditahan, Kasus Dugaan Pencabulan Anak Terungkap

Dirinya menghimbau kepada masyarakat khususnya pengunjung Taman, agar lebih berhati-hati untuk parkir kendaraan.

“Saya sarankan parkir motornya lebih bagus arahkan saja kedalam Masjid. Nanti minta tolong koordinasi dengan pihak Masjid, Biasa dikasih cuma jam nya ditentukan,” tukasnya.

 

"Mantan Wartawan media cetak Harian Gorontalo Pos ini memulai karir di dunia Jurnalisme tahun 2018. Masih aktif menulis di media online Republish.id hingga saat ini."