Dubes Australia Jalani Prosesi Adat Mopotilolo di Gorontalo, Disambut Meriah dengan Tarian Longgo

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyambut kedatangan Dubes Australia untuk Indonesia di Bandara Djalaludin, Kabupaten Gorontalo, Selasa (21/10/2025). (Foto : Valen)

Republish.id, GORONTALO – Kunjungan kerja Duta Besar Australia untuk Indonesia, Mr. Rod Brazier, ke Provinsi Gorontalo mendapat sambutan istimewa. Setibanya di Terminal Lama Bandar Udara Djalaludin, Kabupaten Gorontalo, Selasa (21/10/2025), sang Dubes disambut dengan upacara adat khas Gorontalo, Mopotilolo.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah turut hadir dalam penyambutan tersebut.

Baca Juga :  Diduga Miliki Sabu, Pria 26 Tahun Diamankan Sat Resnarkoba Polresta Gorontalo Kota

Prosesi Mopotilolo diawali dengan pemasangan kopiah adat kepada Dubes Australia oleh petugas adat.

Mopotilolo merupakan tradisi penyambutan khusus bagi tamu kehormatan atau pejabat tinggi negara yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Gorontalo.

Upacara ini dilaksanakan oleh para pemangku adat U Duluwo Limo Lo Pohalaa atau Dewan Adat dari Lima Wilayah Adat Gorontalo.

Baca Juga :  Riwayat Pendidikan Calon Wakil Bupati Gorut Dipertanyakan, Berpotensi Jadi Sengketa?

Suasana penyambutan berlangsung khidmat dan penuh makna. Tabuhan genderang adat dan tarian Longgo — tarian perang khas Gorontalo — turut mengiringi kedatangan rombongan Dubes.

Di ruang VIP, prosesi berlanjut dengan penyerahan persembahan adat serta penyuguhan kue dan minuman khas Gorontalo seperti kolombengi, curuti, duduli, dan dumalo.

Baca Juga :  3 Anggota Polda Gorontalo Dipecat akibat Pelanggaran Etik

Dalam prosesi tersebut, dipanjatkan doa kepada Allah Swt agar rombongan Dubes senantiasa diberikan keselamatan selama berada di Gorontalo.

Upacara Mopotilolo diakhiri dengan prosesi mongabi, yakni pernyataan resmi dari tokoh adat bahwa tamu kehormatan telah mendapat restu untuk berkunjung ke Bumi Serambi Madinah.