Iskandar Mangopa Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Kabupaten Gorontalo 2025–2030

Iskandar Mangopa Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Kabupaten Gorontalo 2025–2030, (Foto Vera/Republish.id)

Republish.id, GORONTALO – Dinamika politik Partai Golkar Kabupaten Gorontalo mencapai babak baru setelah Iskandar Mangopa ditetapkan sebagai Ketua DPD periode 2025–2030 melalui keputusan aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung di Orasawa Resto, Selasa (09/12/2025).

Foto Vera/Republish.id.

Keputusan aklamasi ini diambil setelah panitia Musda menegaskan bahwa Iskandar menjadi satu-satunya bakal calon yang memenuhi seluruh persyaratan pencalonan. Tiga calon lainnya dinyatakan tidak lolos verifikasi sehingga tidak dapat melanjutkan ke tahap pemilihan.

Baca Juga :  Bawa 24 Paket Sabu Siap Edar, Seorang Pria Asal Kota Gorontalo diringkus Polisi

“Karena hanya ada satu bakal calon yang memenuhi syarat, maka kita nyatakan sebagai Ketua DPD Golkar terpilih secara aklamasi adalah Iskandar Mangopa,” ujar pimpinan sidang, Ghalieb Lahijun, saat membacakan hasil sidang pleno.

Baca Juga :  PDAM Gorontalo Pastikan Air Bersih Lancar untuk 5.000 Peserta Peran Saka Nasional 2025
Foto Vera/Republish.id.

Dalam pidato perdananya, Iskandar menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan penuh kepadanya.

Ia menekankan bahwa masih banyak agenda strategis yang perlu diselesaikan demi memperkuat konsolidasi organisasi dan soliditas Partai Golkar di tingkat kabupaten.

“Saya tidak menyangka mendapat kepercayaan sebesar ini dari teman-teman. Banyak yang harus kita kerjakan ke depan demi menjawab harapan para kader,” tutur Iskandar.

Baca Juga :  Konten Kreator Ka Kuhu Resmi Jadi Tersangka Kasus Hak Cipta, Janji “Potong Jari” Kembali Disorot

Musda Golkar Kabupaten Gorontalo yang berlangsung kondusif dan tertib ini menandai awal kepemimpinan baru. Fokus kerja ke depan diarahkan pada penguatan struktur partai, peningkatan kinerja organisasi, serta persiapan menghadapi agenda politik hingga tahun 2030.