Pertemuan Prabowo dan Megawati di Teuku Umar, Sinyal Rekonsiliasi Politik Pasca-Lebaran?

Banner Pertemuan Prabowo dan Megawati (Liputan6.com/Triyasni)

Republish.id, NASIONAL – Momen lebaran 2025 menjadi ajang silaturahmi yang sarat makna politik. Presiden Prabowo Subianto bertemu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin malam (7/4/2025).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat ini memunculkan banyak spekulasi soal arah baru perpolitikan nasional.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad membenarkan kabar pertemuan tersebut. Ia menyebut suasana antara Prabowo dan Megawati sangat akrab dan kekeluargaan, selaras dengan nuansa Idulfitri yang masih terasa.

“Kalau semalam antara Pak Prabowo dan Ibu Megawati hubungannya baik-baik saja, dan bersahabat, sehingga pertemuan semalam adalah kekeluargaan, akrab, suasananya hangat,” ujar Dasco di Kompleks DPR/MPR RI, Selasa (8/4/2025).

Baca Juga :  KPK Gelar OTT di Bekasi dan Banten, 19 Orang Diamankan

Karena kehangatan tersebut, kata Dasco, waktu terasa berjalan begitu cepat. Meski berlangsung santai, pembahasan antara kedua tokoh besar ini diyakini menyentuh isu-isu strategis kebangsaan.

“Sehingga enggak terasa waktu berjalan lama. Banyak dibahas kedua tokoh ini,” tambah Dasco.

“Saya enggak tahu persis. Tetapi membicarakan masa depan Indonesia, dan kebersamaan membangun Indonesia ke depan,” sambungnya.

Apresiasi terhadap pertemuan ini juga datang dari Wakil Sekjen Partai Demokrat, Afriansyah Noor. Ia menilai pertemuan tersebut sebagai sinyal positif bagi situasi politik dan stabilitas nasional.

Baca Juga :  Pesan Mahmud Marhaba pada HUT ke 2 Pro Jurnalismedia Siber

Ia mengungkapkan sebagai seorang Presiden dan pemimpin tertinggi di RI juga Ketum Parpol sangat positif buat Indonesia.

“Positifnya bagaimana? Ya karena kedua pemimpin ini, Ibu Mega Ketua Umum PDIP, partai yang besar dan pernah berkuasa sebagai Presiden RI kelima dan Pak Prabowo sebagai presiden dan sebagai Ketum Partai terbesar juga dalam silaturahmi membuat situasi politik menjadi adem, tenang ya,” ujar Afriansyah.

Lebih lanjut, Afriansyah menekankan pentingnya persatuan di tengah tantangan global, seperti perang dagang internasional yang masih berlangsung.

“Kedepan bisa bersatu dalam menghadapi sistem perekonomian global yang sedang melanda dunia ya kan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Indra Sjafri Rotasi Pemain di Laga Indonesia vs Thailand U-20

Pertemuan ini menimbulkan berbagai tafsir, mulai dari peluang rekonsiliasi politik hingga pembentukan kekuatan besar dalam menyikapi agenda nasional dan global ke depan. Namun satu hal yang pasti, suasana damai dan akrab di Teuku Umar menjadi angin segar bagi politik Indonesia pasca-Lebaran.

“Indonesia sebagai negara yang berpenduduk besar bisa menciptakan stabilitas perekonomian, politik yang cukup adem, tenang untuk rakyat yang ada di bumi Pertiwi kita yang kita cintai ini. Jadi sangat positif menurut saya,” pungkasnya.

** Baca berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu di Channel WhatsApp Republish.id. Klik disini