Popohabaru Digelar di Rumah Bupati Boltara, Penetapan Lebaran Tetap Tunggu Sidang Isbat

Kegiatan Popohabaru di kediaman Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena. Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan buka puasa bersama sebagai bentuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat. (Foto Jefry/Republish.id)

Republish.id, BOLTARA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menggelar kegiatan Popohabaru di kediaman Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena. Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan buka puasa bersama sebagai bentuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat.

Foto Jefry/Republish.id.

Popohabaru sendiri merupakan tradisi adat masyarakat Bolaang Mongondow Utara yang bermakna pemberitahuan atau penanda menjelang datangnya Hari Raya Idulfitri. Tradisi ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari kearifan lokal yang tetap dijaga hingga saat ini.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Tanjung Buaya Gelar Musrenbang tahun 2026

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya Wakil Bupati Boltara Mohamad Aditia Pontoh, Sekretaris Daerah Jusnan Mokoginta, Wakil Kepala Kepolisian Resor Bolaang Mongondow Utara, perwakilan Kejaksaan, perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para kepala desa se-Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Foto Jefry/Republish.id.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Boltara Dr. Sirajudin Lasena menegaskan bahwa meskipun kegiatan Popohabaru telah dilaksanakan sebagai bagian dari tradisi adat yang menandai penetapan Lebaran, masyarakat tetap harus mengikuti keputusan resmi pemerintah pusat.

Baca Juga :  PDI Perjuangan Boltara Berbagi di Ramadan, Janda dan Duda Lansia Terima Tali Asih

“Kegiatan Popohabaru ini adalah bagian dari tradisi adat kita. Namun demikian, kita tetap harus mematuhi aturan yang berlaku dengan menunggu pengumuman resmi dari pemerintah Republik Indonesia melalui hasil sidang isbat,” ujar Bupati.

Menurutnya, tradisi Popohabaru tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, terutama dalam suasana Ramadan.

Baca Juga :  Pj Bupati Bolmut Hadiri Paripurna Penyampaian Pengantar Nota Keuangan APBD 2025

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat berharap tradisi adat Popohabaru dapat terus dilestarikan, sekaligus memperkuat kebersamaan serta persatuan masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan, menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

** Baca berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu di Channel WhatsApp Republish.id. Klik disini