Shin Tae-yong Ubah Formasi Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan Jadi Pahlawan dengan Dwigol

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, melakukan perubahan taktik signifikan dalam pertandingan melawan Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (19/11/2024) malam WIB. Setelah kekalahan 0-4 dari Jepang lima hari sebelumnya, Shin Tae-yong mengubah formasi tim menjadi 3-5-2, dengan tujuan memperkuat lini tengah yang sebelumnya menjadi titik lemah.

Republish.id, NASIONAL – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, melakukan perubahan taktik signifikan dalam pertandingan melawan Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (19/11/2024) malam WIB. Setelah kekalahan 0-4 dari Jepang lima hari sebelumnya, Shin Tae-yong mengubah formasi tim menjadi 3-5-2, dengan tujuan memperkuat lini tengah yang sebelumnya menjadi titik lemah.

Marselino Ferdinan dipasang sebagai starter dan diberikan tugas untuk lebih banyak bergerak ke tengah lapangan. Kehadiran Marselino membuat dua gelandang, Thom Haye dan Ivar Jenner, lebih fokus dalam peran bertahan. Keputusan ini terbukti efektif dalam membantu Indonesia melancarkan serangan balik yang mematikan.

Baca Juga :  Benarkah Gas Sulfur SO2 Akibat Letusan Gunung Ruang Sebabkan Hujan Asam?

Dalam formasi 3-4-1-2, Marselino menjadi sosok kunci dalam setiap serangan balik yang dibangun Indonesia. Beberapa kali, ia menjadi penerima umpan panjang yang dikirimkan dari lini belakang. Keberhasilan Marselino mencetak dwigol menunjukkan betapa efektifnya perubahan formasi ini.

Gol pertama tercipta melalui umpan akurat yang diterima dengan sempurna, sementara gol kedua tercipta lewat serangan balik cepat yang dieksekusi dengan baik.

“Karena Arab Saudi high pressing-nya bagus, jadi kami mengubah formasi menjadi 3-5-2 dari 3-4-3. Ketiga pemain gelandang berperan sangat baik, bahkan sempurna,” ujar Shin Tae-yong setelah pertandingan.

Baca Juga :  Rakorsus PJS Sumut Bahas Tiga Agenda

Pelatih asal Korea Selatan itu juga memuji seluruh tim, mengungkapkan bahwa semua pemain menjalankan instruksi dengan disiplin.

“Selama tiga hari, memang kami sudah latihan dengan adanya analisis dari staf pelatih semua. Arab Saudi pakai 4-1-4-1 bermain dengan high pressing,” tambah Shin Tae-yong.

Keputusan mengubah formasi ini merupakan hasil analisis mendalam terhadap gaya permainan Arab Saudi. Shin Tae-yong menyebutkan bahwa ada banyak ruang yang dapat dieksploitasi, terutama di belakang lini pertahanan lawan yang menerapkan strategi high pressing.

Baca Juga :  Israel terus Bombardir Gaza, Total 28.585 Tewas, Termasuk 12.660 Anak

“Jadi sering kali banyak ruang kosong di belakang lawan. Jadi saya memberikan instruksi kepada pemain untuk penetrasi ke belakang ketika transisi positif (dari bertahan ke menyerang) dan itu yang dilaksanakan oleh para pemain,” pungkasnya.

Perubahan formasi yang diterapkan Shin Tae-yong terbukti sukses, membawa Timnas Indonesia meraih kemenangan penting atas Arab Saudi dengan skor 2-1, di mana Marselino Ferdinan menjadi pahlawan utama.

** Baca berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu di Channel WhatsApp Republish.id. Klik disini