Republish.id, BOLTARA – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., secara resmi membuka kegiatan asistensi, sinkronisasi, pengendalian, dan evaluasi rencana kerja perangkat daerah, sekaligus penginputan E-Dalev dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), yang digelar di Aula Pohohimbunga Bapelitbangda.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan Surat Perintah Pelaksana Harian Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kepada Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dalam siklus perencanaan pembangunan daerah, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 dan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.
Menurutnya, rencana kerja perangkat daerah (renja SKPD) bukan sekadar dokumen administratif, melainkan penjabaran operasional dari RPJMD yang akan menentukan kualitas RKPD serta menjadi dasar penyusunan APBD.
Olehnya, melalui kegiatan ini tidak hanya melakukan asistensi administratif, tetapi juga memastikan bahwa perencanaan benar-benar selaras dengan kebijakan daerah, sinkron dengan kebijakan nasional, serta terukur dari sisi kinerja dan penganggaran.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan sejumlah hal yang harus menjadi perhatian serius seluruh perangkat daerah, di antaranya pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM), keselarasan dengan RPJMD 2025–2029 khususnya 17 program prioritas kepala daerah dan wakil kepala daerah, dukungan terhadap program strategis nasional, kesesuaian dengan arahan kebijakan dalam Musrenbang dan forum SKPD, serta kepatuhan terhadap sistem E-Dalev SIPD.
Ke depan, Bupati menekankan bahwa hanya program yang selaras, terukur, dan memberikan dampak nyata yang akan menjadi prioritas pembangunan daerah. Ia pun berharap seluruh perangkat daerah menunjukkan komitmen, kedisiplinan, dan kesungguhan dalam menyusun perencanaan.
Menurutnya, hasil akhir yang dinilai bukan hanya sebatas dokumen yang disusun, tetapi juga keputusan yang diambil serta manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta para kepala subbagian program dan pelaporan.










Leave a Reply
View Comments