Kasus Video Viral Wahyudin Moridu, BK DPRD Gorontalo Beberkan Hasil Pemeriksaan

Dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (19/09/2025), BK menyampaikan hasil pemeriksaan sekaligus menegaskan sikap lembaga terkait persoalan yang menjadi sorotan publik tersebut, (Foto Istimewa).

Republish.id, GORONTALO – Polemik video viral yang menyeret nama Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, akhirnya mendapatkan klarifikasi resmi dari Badan Kehormatan (BK) DPRD. Dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (19/09/2025), BK menyampaikan hasil pemeriksaan sekaligus menegaskan sikap lembaga terkait persoalan yang menjadi sorotan publik tersebut.

Ketua BK DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram Salilama, menjelaskan bahwa dalam pemeriksaan Wahyudin Moridu secara terbuka mengakui kesalahannya. Namun, ia menegaskan bahwa peristiwa dalam video itu terjadi beberapa bulan lalu.

‎“Rekaman video tersebut terjadi pada bulan Juni lalu, saat yang bersangkutan hendak ke Makassar. Dari pengakuan beliau, Wahyudin tidak mengetahui bahwa perempuan itu sedang melakukan perekaman video saat ucapan-ucapan itu terlontar,” jelas Fikram.

Baca Juga :  Rusli Habibie Serukan Kader Golkar Gorontalo Jaga Kekompakan dan Integritas Menuju Pemilu 2029

”Beliau pada saat di video tersebut saya tanyakan apakah sedang mengonsumsi alkohol, iya membenarkan hal tersebut. Jadi disaat hal tersebut dilontarkan beliau dalam keadaan tak sadarkan diri dikarenakan pengaruh dari minuman keras ini,” sambungnya.

Fikram menambahkan, sebenarnya BK tidak berniat membuka detail hasil pemeriksaan. Namun, karena Wahyudin sendiri mengizinkan agar hasil tersebut dipublikasikan, pihaknya memutuskan untuk menyampaikannya ke publik.

‎“Kami sebenarnya tak ingin membuka hasil pemeriksaan, tetapi yang bersangkutan mengizinkan agar dibuka. Maka otomatis kami menyampaikan kepada media apa yang menjadi hasil pemeriksaan kami,” ujar Fikram.

Baca Juga :  Diksar MAPALA-STA 2024: Bentuk Karakter dan Peduli Lingkungan

Video berdurasi 34 detik itu sebelumnya ramai diperbincangkan setelah beredar luas di media sosial. Rekaman yang diduga dibuat tanpa sepengetahuan Wahyudin tersebut akhirnya menjadi konsumsi publik dan langsung ditindaklanjuti BK DPRD.

Dalam kesempatan itu, Fikram juga mengungkapkan fakta lain di balik kasus ini. Berdasarkan hasil klarifikasi, perempuan yang merekam video diduga bersikeras meminta dinikahi oleh Wahyudin Moridu.

‎“Informasi dari hasil pemeriksaan, Perempuan yang melakukan rekaman video ini bersikeras minta agar dinikahi oleh Wahyudin Moridu,” beber Fikram.

Baca Juga :  Penertiban Tambang Rakyat Pohuwato Dinilai Tak Berkeadilan, Risiko Konflik Sosial Kian Menguat

Sementara itu, Wakil Ketua BK DPRD Provinsi Gorontalo, Umar Karim, menegaskan pihaknya sangat serius menangani kasus ini, tetapi tetap menjunjung asas hukum.

‎”Meskipun sudah ada pengakuan dari terduga saudara WM, akan tetapi kami selaku Badan Kehormatan akan tetapi menjunjung asas hukum praduga tak bersalah,” ungkap Umar.

Ia juga meminta masyarakat Gorontalo untuk bersabar dan memberikan ruang kepada BK menyelesaikan persoalan ini secara objektif.

‎“Kami mohon masyarakat bersabar dan percaya bahwa Badan Kehormatan akan secara objektif menyelesaikan permasalahan ini berdasarkan Undang-Undang yang berlaku,” tutupnya.