Wabup Buol Buka Creative Fest 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Produk Lokal Makin Dikenal

Foto: Doc. Istimewa.

Republish.id, SULTENG – Wakil Bupati Buol resmi membuka Gekrafs Buol Creative Fest 2026 di Kabupaten Buol, Kamis (1/10/2026) malam, dengan menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi pelaku ekonomi kreatif agar kegiatan tersebut menghasilkan pertumbuhan usaha dan peluang ekonomi baru.

Pembukaan kegiatan itu dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Buol, pimpinan perangkat daerah, keluarga besar Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), pelaku UMKM, komunitas, serta generasi muda Buol.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Buol mengingatkan agar Creative Fest tidak hanya menjadi kegiatan yang berlangsung sesaat. Menurutnya, keberadaan festival harus diikuti dengan perkembangan nyata bagi pelaku usaha, peningkatan pengenalan produk lokal, serta munculnya keberanian generasi muda untuk mengembangkan kreativitas.

Baca Juga :  Wakil Bupati Buol Kukuhkan Paskibraka 2026, Duplikat Bendera Pusaka Diserahkan

“Jangan kita melihat kegiatan ini hanya sebagai sebuah festival yang ramai lalu selesai. Yang kita harapkan adalah setelah ini ada sesuatu yang tumbuh—pelaku usaha semakin kuat, produk makin dikenal, dan anak muda makin berani berkarya,” tegas Wakil Bupati.

Ia juga menekankan perlunya keterlibatan Pemerintah Daerah dan perangkat daerah terkait dalam melakukan pemetaan serta pembinaan terhadap pelaku ekonomi kreatif secara terarah.

Menurutnya, berbagai persoalan yang dihadapi UMKM tidak selalu harus diselesaikan dengan membuat kegiatan baru. Pendampingan secara berkelanjutan dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya.

Baca Juga :  Desa Lomuli Dinilai Tim Kabupaten, Potensi “Negeri di Atas Awan” Ikut Disorot

Pendampingan tersebut antara lain dapat dilakukan melalui pembenahan kemasan produk, perluasan akses pemasaran dan digitalisasi, serta fasilitasi akses permodalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Wakil Bupati juga mengajak generasi muda Buol agar tidak takut mencoba dan memulai usaha dari skala kecil. Ia menyampaikan bahwa peluang masa depan tidak hanya terbuka melalui pekerjaan sebagai pegawai, tetapi juga melalui kreativitas di berbagai bidang, seperti konten, desain, kuliner, kerajinan, hingga teknologi.

Selain generasi muda, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, perbankan, perguruan tinggi, media, dan dunia usaha untuk bersama-sama membangun ekosistem ekonomi kreatif di Kabupaten Buol.

Baca Juga :  Musrenbang Biau Dibuka Bupati Buol, 78 Usulan Mengemuka di Tengah Tekanan Anggaran

Masyarakat juga didorong untuk mengambil peran sebagai konsumen produk lokal sehingga usaha yang dikembangkan pelaku UMKM memiliki pasar di daerah sendiri.

“Kalau kita ingin UMKM Buol maju, kita juga harus menjadi pasar bagi mereka. Beli produknya, gunakan produknya, dan promosikan produknya,” ajaknya.

Pembukaan Gekrafs Buol Creative Fest 2026 kemudian diakhiri dengan pengucapan bismillah dan bait pantun yang mengajak berbagai pihak berkolaborasi dalam mengembangkan potensi Kabupaten Buol.

Melalui kegiatan tersebut, Kabupaten Buol diharapkan terus mendorong lahirnya karya-karya kreatif sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berbasis kreativitas.

Wartawan media online Republish.id yang meliput di wilayah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Dalam isu-isu berskala luas, ia juga sering menulis tentang berbagai peristiwa lintas daerah