Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Ini Profil dan Harta Kekayaan

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Ini Profil dan Harta Kekayaan

Republish.id, NASIONAL – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pelantikan tersebut dilakukan setelah DPR RI menyetujui Suyudi sebagai Kapolri melalui rapat paripurna setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR.

Suyudi merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri), yang kini menjadi Akademi Kepolisian (Akpol), tahun 1994. Ia telah menjalani karier di kepolisian selama kurang lebih 32 tahun.

Dalam perjalanan kariernya, Suyudi pernah menjabat sebagai Kapolda Banten. Sebelumnya, ia juga pernah menduduki sejumlah posisi, di antaranya Wakapolda Metro Jaya, Kapolres Jakarta Pusat, Kapolres Bogor, dan Kapolres Majalengka.

Pada 25 Agustus 2025, Suyudi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), menggantikan Komjen Pol. Marthinus Hukom. Jabatan tersebut menjadi posisi terakhirnya sebelum ditetapkan sebagai Kapolri.

Baca Juga :  Harga Pertamax Resmi Turun Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Suyudi kemudian mengikuti uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Kapolri di Komisi III DPR. Dalam proses tersebut, Komisi III menyetujui Suyudi sebagai Kapolri secara aklamasi. Persetujuan tersebut selanjutnya dibawa ke rapat paripurna DPR RI dan disetujui untuk menggantikan Listyo Sigit Prabowo.

Dalam pelantikan sebagai Kapolri, acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden tentang pengangkatan Kapolri.

Prabowo kemudian memandu pembacaan sumpah dan janji jabatan Kapolri. “Saya menyatakan dan berjanji sungguh-sungguh bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Tribrata,” ujar Suyudi.

Baca Juga :  4 Jenderal Polisi Lolos Seleksi Administrasi Capim KPK

Selain melantik Suyudi sebagai Kapolri, Prabowo juga melantik Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Di sisi lain, berdasarkan laporan LHKPN per 31 Desember 2025 yang tercantum dalam dokumen tersebut, total harta kekayaan Suyudi tercatat sebesar Rp5.847.000.000. Dalam laporan itu, utang Suyudi tercatat Rp0.

Harta tersebut terdiri atas tanah dan bangunan senilai Rp4.600.000.000. Rinciannya berupa tanah dan bangunan seluas 176 m²/225 m² di Kabupaten/Kota Jakarta Selatan dengan nilai Rp2.400.000.000 yang tercatat sebagai hibah tanpa akta.

Baca Juga :  Penetapan Tersangka Sengketa Lahan di Gorontalo Terkesan Dipaksakan, Pengacara Bakal Gugat Praperadilan

Kemudian, tanah dan bangunan seluas 162 m²/210 m² di Kabupaten/Kota Jakarta Selatan senilai Rp2.200.000.000, yang juga tercatat sebagai hibah tanpa akta.

Selanjutnya, Suyudi melaporkan alat transportasi dan mesin senilai Rp457.000.000. Rinciannya terdiri atas motor Yamaha NMA AT atau sepeda motor tahun 2025 senilai Rp27.000.000 yang diperoleh dari hasil sendiri.

Sementara itu, mobil Mini Cooper/Minibus tahun 2022 tercatat senilai Rp430.000.000 dan diperoleh sebagai hibah tanpa akta.

Selain itu, Suyudi tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp40.000.000. Adapun surat berharga tercatat Rp0.

Untuk kas dan setara kas, nilainya mencapai Rp750.000.000, sedangkan harta lainnya tercatat Rp0.

Dengan demikian, subtotal harta yang dilaporkan mencapai Rp5.847.000.000. Setelah dikurangi utang yang tercatat Rp0, total harta kekayaan Suyudi tetap sebesar Rp5.847.000.000.

Mengawali karier di dunia jurnalistik pada tahun 2019 di media online Kronologi.id, dan hingga saat ini masih aktif menulis di media online Republish.id.