Republish.id, BITUNG — Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bitung, Theo Rorong, bersama jajaran melaksanakan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bitung, Kamis (29/10/2026).
Kedatangan rombongan Bapenda disambut langsung Kepala KPP Pratama Bitung yang baru, Rudi Prihatin yang sebelumnya dijabat oleh Dr. Fredy Pangaribuan. Pertemuan strategis ini sekaligus untuk mempererat hubungan kelembagaan dalam mengoptimalkan penerimaan pajak, baik pusat maupun daerah.
Theo Rorong mengungkapkan, selain memperkuat silaturahmi dan menyambut pimpinan baru KPP Pratama, pertemuan tersebut dimanfaatkan kedua instansi untuk bertukar pikiran (sharing knowledge) seputar dinamika wajib pajak serta pemetaan potensi pendapatan baru di Kota Cakalang.
”Kita juga bersama KPP Pratama Bitung memiliki instrumen penting berupa Nota Kesepahaman (MoU) terkait sinergi pemungutan pajak pusat dan pajak daerah. Jadi, lewat kolaborasi ini kita saling bertukar data dan informasi strategis,” ujar Theo saat ditemui usai pertemuan.
Melalui skema integrasi data tersebut, Theo menjelaskan bahwa pertukaran informasi berjalan secara timbal balik. Jika Bapenda menemukan pelaku usaha atau wajib pajak potensial yang belum terdata secara optimal di sistem KPP Pratama Bitung, informasi itu langsung disinkronkan, begitu pula sebaliknya. Langkah ini dinilai efektif untuk mempersempit celah kebocoran potensi pajak sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Theo menyampaikan, dalam diskusi mendalam tersebut, Kepala KPP Pratama Bitung Rudi Prihatin banyak membedah data-data krusial terkait peta potensi perpajakan di lapangan. Dari hasil sinkronisasi awal, sektor perdagangan teridentifikasi sebagai lumbung terbesar penyumbang potensi pajak untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).
”Informasi dan analisis yang disampaikan Kepala KPP Pratama Bitung yang baru ini sangat berharga bagi kami. Sektor perdagangan terbukti menjadi salah satu kontributor terbesar sumber pajak PAD,” ungkap birokrat berpengalaman tersebut.
Ke depan lanjut Theo, Bapenda Kota Bitung akan langsung menindaklanjuti data komprehensif tersebut dengan melakukan validasi serta pendataan langsung terhadap wajib pajak yang memiliki kepatuhan dan kewajiban perpajakan.
Theo optimis, melalui pola kerja sama lintas sektoral yang solid antara pemerintah kota dan instansi vertikal perpajakan, target optimalisasi pendapatan daerah akan semakin mudah tercapai demi mendukung percepatan pembangunan di Kota Bitung.
”Kerja sama dan koordinasi yang baik ke depan pasti akan sangat berdampak positif bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah kita,” pungkasnya.










Leave a Reply
View Comments