Respons Kritik Warga, Satlantas Polres Bitung Antar Pelajar SMP ke Sekolah Usai Ditilang 

Personil Satlantas polres Bitung saat mengantar siswa SMP N 1 Bitung ke sekolah usai ditilang.

Republish.id, BITUNG — Menjawab masukan dan keluhan warga terkait penindakan Operasi Patuh Klabat 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bitung kini mengedepankan pendekatan humanis di lapangan.

Petugas bergerak cepat memastikan para pelajar yang terjaring razia tidak terlantar dan tetap bisa mengikuti proses belajar mengajar di sekolah.

Hal itu dibuktikan saat personel Satlantas Polres Bitung menjaring dua siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang nekat mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm serta tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun dokumen kendaraan lengkap.

Baca Juga :  Pajak Jadi Penopang Utama, PAD Bitung Capai Rp 76.2 Miliar

Usai memberikan sanksi tilang dan mengamankan unit sepeda motor, petugas tidak membiarkan kedua siswa tersebut terlantar di pinggir jalan.

Personel polisi langsung memboyong dan mengantarkan kedua pelajar SMP tersebut menggunakan kendaraan dinas hingga tiba dengan selamat di gerbang SMP Negeri 1 Bitung.

Tak hanya mengantar, jajaran Satlantas Polres Bitung juga melakukan pembinaan langsung di lingkungan sekolah. Petugas memberikan imbauan humanis kepada para siswa, guru, serta pihak sekolah mengenai pentingnya keselamatan berkendara di bawah umur.

Baca Juga :  Bapenda Bitung Turun Langsung ke Kecamatan, Warga Bisa Urus PBB-P2

Kasat Lantas Polres Bitung, AKP Dwi Dea Anggraini membenarkan langkah responsif tersebut. Hal itu kata Kasat, sebagai komitmen kepolisian dalam menyeimbangkan penegakan hukum dan perlindungan terhadap hak pendidikan anak.

“Penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas tetap kami jalankan secara tegas demi keselamatan jiwa anak-anak kita di jalan raya. Namun, kami juga memastikan hak mereka untuk menuntut ilmu tidak terputus. Setelah kendaraan kami amankan, anggota di lapangan langsung mengantarkan para siswa ini sampai ke sekolahnya di SMPN 1 Bitung sekaligus memberikan edukasi kepada para pelajar dan jajaran guru,” ujar Dwi, Jumat (30/10/2026).

Baca Juga :  Maulid Nabi 1448 H, Mex Mapahena Titip Pesan Ajak Warga Bitung Rawat Kerukunan

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan pelaksanaan Operasi Patuh Klabat 2026 akan terus mengedepankan tindakan preventif dan humanis.

“Sehingga kedisiplinan berlalu lintas di Kota Bitung dapat terwujud tanpa mengabaikan aspek keharmonisan dengan masyarakat,” pungkasnya.

Wartawan Republish.id Biro Kota Bitung