“Beranda Imigrasi” Jadi Nama Tunggal Baru untuk 254 Unit Pelayanan Keimigrasian Selain Kantor Imigrasi

Imigrasi Indonesia menetapkan “Beranda Imigrasi” - sebuah jenama (brand) tunggal untuk menamai seluruh titik lokasi pelayanan keimigrasian di luar gedung Kantor Imigrasi.(Foto: Dok. Imigrasi)
Imigrasi Indonesia menetapkan “Beranda Imigrasi” - sebuah jenama (brand) tunggal untuk menamai seluruh titik lokasi pelayanan keimigrasian di luar gedung Kantor Imigrasi.(Foto: Dok. Imigrasi)

Republish.id – Direktorat Jenderal Imigrasi menetapkan “Beranda Imigrasi” sebagai nama tunggal bagi 254 titik pelayanan keimigrasian di luar gedung kantor imigrasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kebijakan ini bertujuan memudahkan masyarakat mengenali lokasi layanan sekaligus menyederhanakan pencarian melalui platform digital.

Penyeragaman tersebut mencakup berbagai jenis layanan yang selama ini menggunakan nama dan istilah berbeda. Dari total 254 titik, sebanyak 156 merupakan Mal Pelayanan Publik, 33 Unit Layanan Paspor, 20 Immigration Lounge, 16 Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP)/Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA), 15 Unit Kerja Kantor Imigrasi, 13 Ultima I’m SeZ, dan satu Immigration Corner.

Baca Juga :  Kasus Cabul Bergilir di Gorontalo: 19 Pelaku Ditetapkan sebagai Tersangka

Setelah kebijakan ini diterapkan, seluruh unit tersebut akan menggunakan identitas Beranda Imigrasi. Perubahan nama juga berlaku pada pencantuman lokasi di Google Maps dan aplikasi M-Paspor, sehingga masyarakat dapat mencari layanan di luar kantor imigrasi menggunakan format “Beranda Imigrasi” diikuti nama wilayah atau lokasi yang dituju.

Sebagai contoh, lokasi yang sebelumnya dikenal sebagai “Immigration Lounge Senayan City Mall” kini menggunakan nama “Beranda Imigrasi Senayan City Mall”.

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan, penggunaan satu nama diharapkan mengatasi kebingungan masyarakat dalam mengenali berbagai jenis layanan keimigrasian di luar kantor utama.

“Selama ini masyarakat mungkin familiar dengan istilah ULP, UKK, atau Immigration Lounge. Dengan menghadirkan nama tunggal Beranda Imigrasi, kami ingin masyarakat dari berbagai kalangan dapat langsung mengenali tempat pelayanan imigrasi dengan mudah di mana pun mereka berada,” ujar Hendarsam.

Baca Juga :  Industri Motor Listrik Tunggu Kepastian Insentif 2025, Stok Menumpuk di Dealer

Menurut dia, pemilihan nama Beranda Imigrasi juga mengandung filosofi yang menggambarkan pendekatan pelayanan kepada masyarakat.

Beranda dimaknai sebagai ruang pertemuan pertama di sebuah rumah sebelum seseorang melangkah menuju tempat baru. Filosofi tersebut mencerminkan nilai keramahan, keterbukaan, dan pendampingan dalam pelayanan keimigrasian.

“Gagasan utamanya adalah menghadirkan area layanan berkonsep ramah dan bersahabat yang mengikis kesan kaku birokrasi, namun tetap menjunjung tinggi ketertiban administratif dan profesionalisme. Kami ingin masyarakat merasa dekat, nyaman, dan terlayani dengan cepat setiap kali berkunjung ke Beranda Imigrasi,” lanjutnya.

Baca Juga :  Kadis Perkimtan Bolmut Klarifikasi Video Viral: "Mereka Pasangan Suami Istri"

Hendarsam menambahkan, keberadaan titik pelayanan di pusat perbelanjaan, kampus, dan kawasan terpadu merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keimigrasian.

Melalui penyeragaman identitas, masyarakat diharapkan lebih mudah menemukan lokasi layanan yang dibutuhkan tanpa harus memahami beragam istilah kelembagaan.

“Dengan mengusung semangat pelayanan yang dekat, hangat, dan ramah, Beranda Imigrasi siap menjadi sahabat masyarakat dalam mempersiapkan dokumen perjalanan menuju berbagai penjuru dunia,” pungkas Hendarsam Marantoko.