Republish.id, BOLMUT – Pasar Senggol di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mengalami kerusakan parah akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah tersebut. Padahal, pasar ini baru saja diresmikan oleh Bupati Sirajudin Lasena pada Kamis (20/3/2025) malam.
Cuaca Ekstrem Sebabkan Kerusakan Fasilitas
Hujan deras yang mulai turun sejak pukul 13.00 WITA disertai angin kencang merusak sejumlah fasilitas di pasar yang berlokasi di Lapangan Kembar Boroko, Kecamatan Kaidipang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, atap pasar banyak yang terlepas, sementara beberapa kios mengalami kerusakan hingga roboh.

Akibat kejadian ini, para pedagang terpaksa mengevakuasi barang dagangan mereka untuk menghindari kerugian lebih besar.
BMKG Sudah Beri Peringatan
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di Sulawesi Utara pada 19–23 Maret 2025.
Menurut Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben A. Molle, hujan lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang berpotensi menyebabkan bencana seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Dinamika atmosfer menunjukkan adanya fenomena anomali OLR (Outgoing Longwave Radiation) negatif serta pergerakan Low Frequency yang meningkatkan aktivitas konvektif.
Selain itu, belokan angin dan daerah konvergensi turut memperparah curah hujan tinggi di wilayah tersebut.
BMKG mencatat beberapa daerah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem, termasuk Manado, Bitung, Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolmut, Bolmong Selatan, serta Kepulauan Sitaro, Sangihe, dan Talaud.
Pemerintah Didesak Bertindak Cepat
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Sementara itu, pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah antisipatif untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem.

Kerusakan Pasar Senggol Bolmut ini menjadi peringatan penting bagi pemerintah dan warga untuk lebih siap menghadapi bencana akibat perubahan cuaca yang tidak menentu.
Kini, warga menunggu langkah cepat dari pihak berwenang: apakah pasar ini akan segera diperbaiki atau harus dibangun ulang? Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait.









Leave a Reply
View Comments