Bupati dan Wabup Boltara Pimpin Panen Padi Varietas JR 28 di Desa Tuntulow Utara

Bupati dan Wabup Boltara Pimpin Panen Raya di Tuntulow Utara, (Foto Jefry Republish.id).

Republish.id, BOLTARA – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, bersama Wakil Bupati Mohammad Aditya Pontoh, S.IP., memimpin langsung kegiatan panen padi sawah di Desa Tuntulow Utara, Kecamatan Pinogaluman, pada Selasa (5/8/2025).

Bupati Sirajudin menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Boltara tengah memasuki musim panen padi yang berlangsung sejak pekan lalu dan diperkirakan akan berlanjut hingga pekan depan.

Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama di Ollot, Program Rumah Layak Huni Boltara Resmi Bergulir

“Mulai minggu kemarin sampai dengan hari ini, hingga minggu depan, kita berada dalam musim panen di Bolaang Mongondow Utara, seperti yang kita saksikan hari ini di Desa Tuntulow Utara,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Sirajudin Lasena dan Aditia Pontoh Unggul Dari 3 Paslon di Pilkada Bolmut 2024
Caption: Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, bersama Wakil Bupati Mohammad Aditya Pontoh, S.IP., memimpin langsung kegiatan panen padi sawah di Desa Tuntulow Utara, Kecamatan Pinogaluman, pada Selasa (5/8/2025), (Foto Jefry Republish.id).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat petani, karena turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Pertanian Bolmut Siska Babay, Camat Pinogaluman Sarwan Abidin, penyuluh pertanian, dan anggota kelompok tani.

Baca Juga :  Bupati Boltara Dorong Aparatur Desa Segera Terdaftar JKN, Ini Pesannya

Panen juga ditandai dengan aksi simbolis Bupati Sirajudin yang menyetir langsung alat panen Combine Harvester, didampingi Wakil Bupati dan Kadis Pertanian.

Aksi simbolis Bupati yang menyetir langsung alat panen Combine Harvester, didampingi Wakil Bupati dan Kadis Pertanian Boltara, disambut antusias warga dan petani, (Foto Jefry Republish.id).

Padi yang dipanen merupakan varietas lokal unggulan JR 28 yang dikenal produktif dan adaptif terhadap kondisi lokal.