Republish.id, BOLTARA – Sebanyak 60 siswa SMA Negeri 1 Bolangitang mengikuti Latihan Kader Kepemimpinan OSIS (LKKO) 2025 yang digelar di destinasi wisata Tanjung Buaya, Desa Tanjung Buaya, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Selasa (14/10/2025).
Kegiatan pembinaan kepemimpinan ini berlangsung dalam suasana edukatif dan rekreatif, diikuti oleh puluhan siswa anggota OSIS serta perwakilan ekstrakurikuler.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bolmong Utara, Patra Kapiso, didampingi Kepala SMAN 1 Bolangitang Hamjan Ahmad beserta jajaran guru pembina OSIS.

Dengan mengusung tema “Transformasi Kepemimpinan Siswa Menuju Sekolah Cerdas dan Berdaya Saing”, kegiatan ini bertujuan membentuk karakter kepemimpinan, menumbuhkan kedisiplinan, serta memperkuat rasa tanggung jawab dan kerja sama di kalangan pelajar.
Dalam sambutannya, Patra Kapiso memberikan apresiasi atas inisiatif sekolah yang konsisten membina generasi muda melalui kegiatan positif seperti LKKO.
“Dengan tantangan perkembangan zaman terutama di dunia digital. Tantangan kita saat ini sangat besar, maka melalui kesempatan ini hal-hal yang tidak akan terjadi tawuran dan hal-hal terutama moral, tidak boleh surut tidak boleh mundur. Dengan adanya pelatihan ini, mental, moral, dan perilaku kalian semoga akan menjadi pondasi bagi kalian ke depan,” ucap Patra.
Ia juga menegaskan bahwa kepemimpinan tidak muncul secara instan, melainkan melalui proses, pembiasaan, dan kedisiplinan.
“Saya berharap peserta LKKO SMAN 1 Bolangitang menjadi contoh yang baik bagi siswa lainnya dan mampu berperan aktif dalam memajukan sekolah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Bolangitang Hamjan Ahmad menilai OSIS sebagai motor penggerak kegiatan siswa di sekolah. Karena itu, pembinaan karakter menjadi bagian penting dari pembentukan calon pemimpin masa depan.
“Melalui LKKO ini, kami ingin membentuk kader pemimpin yang cerdas, kreatif, dan berakhlak. Kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk melatih keberanian, komunikasi, dan kebersamaan,” tutur Hamjan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan sejumlah materi kepemimpinan, antara lain:
• Manajemen organisasi sekolah
• Etika kepemimpinan
• Public speaking
• Kerja tim dan problem solving
• Perencanaan program kerja OSIS
Selain itu, kegiatan juga dikemas menarik dengan simulasi organisasi, diskusi kelompok, dan outbound di kawasan wisata Tanjung Buaya untuk memperkuat karakter dan kerja sama tim.
Suasana pelatihan berlangsung tertib, aman, dan penuh antusiasme. Para peserta berharap, pengalaman yang diperoleh dari LKKO ini dapat menjadi bekal berharga untuk diterapkan dalam program kerja OSIS di masa mendatang.












Leave a Reply
View Comments