Pesan Tegas Seskab Teddy di HPN 2026: Pers Bukan Sekadar Penyampai Informasi

Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy Indra Wijaya. (Foto: istimewa)

Republish.id, NASIONAL – Di tengah arus informasi yang kian deras dan kompleks, peran pers dinilai semakin krusial dalam menjaga kualitas demokrasi. Hal itu ditegaskan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Melalui unggahan di akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet (@sekretariat.kabinet), Senin (9/2), Seskab Teddy menekankan bahwa pers memiliki tanggung jawab besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga :  5 Secrets to perfecting your Lead to Revenue model

“Pers yang profesional, kredibel, dan berintegritas adalah pilar penting demokrasi dan kehidupan berbangsa,” ucap Seskab Teddy.

Dalam momentum HPN 2026 tersebut, Teddy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan bagi bangsa dan negara.

Ia berharap pers Indonesia terus memegang teguh prinsip akurasi dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan, serta senantiasa berpihak pada kebenaran.

Baca Juga :  5 Best Practices for Tracking In-app Event Data

Menurut Teddy, pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga berperan sebagai penjaga akal sehat publik di tengah dinamika sosial, politik, dan perkembangan informasi yang begitu cepat.

“Selamat Hari Pers Nasional ke-80,” kata Seskab Teddy.

Puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 dipusatkan di Kota Serang, Provinsi Banten, dengan mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.”

Baca Juga :  9 Best Live Chat Apps for Customer Support

Rangkaian kegiatan HPN 2026 telah berlangsung sejak 6 hingga 9 Februari 2026, mencakup Pentas Budaya, Pameran UMKM, bakti sosial, hingga Jalan Sehat yang melibatkan partisipasi masyarakat luas.

Sebagai informasi, penetapan 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985. Tanggal tersebut juga menandai hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang berdiri pada tahun 1946 di Surakarta.