SK Terbit, 274 Pala Mulai Bekerja, RT Masih Menunggu

Wali Kota Bitung Hengky Honandar menyerahkan SK Kepala Lingkungan kepada delapan camat.

Republish, id, BITUNG – Penantian hampir dua tahun akhirnya berakhir. Pemerintah Kota Bitung resmi mengaktifkan kembali 274 Kepala Lingkungan (Pala) setelah Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada delapan camat, Senin (3/8/2026).

Sejak hari ini, para Pala langsung mulai bertugas di delapan kecamatan. Mereka terdiri dari Lembeh Utara 27 orang, Lembeh Selatan 21 orang, Aertembaga 40 orang, Maesa 36 orang, Madidir 43 orang, Girian 39 orang, Matuari 34 orang, dan Ranowulu 34 orang.

Baca Juga :  Remaja Bobol Rumah Lewat Jendela, Emas 25 Gram Digasak

Terbitnya SK ini memang menjadi kabar yang ditunggu masyarakat. Namun, keputusan tersebut juga memunculkan pertanyaan, mengapa pengisian jabatan yang menjadi ujung tombak pelayanan pemerintah di tingkat lingkungan harus menunggu hingga hampir dua tahun.

Selama masa kekosongan, berbagai urusan administrasi warga, pendataan, hingga penyelesaian persoalan sosial di lingkungan berjalan tanpa figur resmi yang memiliki kewenangan sebagai Kepala Lingkungan. Hal ini tentu membuat pelayanan pemerintahan di tingkat paling bawah dinilai kurang maksimal.

Baca Juga :  Warga Geram Ratusan Kendis Pemkot Bitung Menunggak Pajak, Giliran Kami Dikejar

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Bitung, Rio Karamoy, memastikan seluruh Kepala Lingkungan telah resmi bekerja mulai hari ini.

“Mulai hari ini mereka sudah melaksanakan tugas sebagai Kepala Lingkungan,” kata Rio.

Baca Juga :  Tujuh Warga Eks Filipina di Bitung Resmi Jadi WNI

Ia berharap kehadiran para Pala mampu mengembalikan efektivitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat koordinasi pemerintahan di tingkat lingkungan.

Meski demikian, pekerjaan rumah pemerintah belum selesai. Pengangkatan Ketua RT yang juga telah lama dinantikan masyarakat kembali harus ditunda.

Rio mengatakan pengangkatan RT masih menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

“Untuk RT masih menunggu kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.

Wartawan Republish.id Biro Kota Bitung