Dampak El Nino di Bitung, Debit Air Perumda Duasudara Air Minum Menurun

Direktur Perumda Air Minum Duasudara Bitung Alfred Salindeho saat mengikuti rapat Pansus Penyertaan Modal beberapa waktu lalu.

Republish.id, BITUNG – El Nino atau kemarau panjang yang melanda Kota Bitung mulai berdampak pada ketersediaan air baku Perumda Air Minum Duasudara.

Direktur Perumda Air Minum Duasudara Bitung, Alfred Salindeho, mengatakan debit air baku di wilayah Danowudu mengalami penurunan akibat rendahnya curah hujan.

Hal itu disampaikannya saat ditemui di Kantor DPRD Bitung, Senin (10/8/2026), usai menghadiri rapat bersama Panitia Khusus (Pansus) terkait penyertaan modal.

Baca Juga :  Satrol Kodaeral VIII Hidupkan Kembali Jejak Trikora Bitung

Menurut Alfred, kondisi sumber air baku yang sebelumnya memiliki ketinggian sekitar 35 sentimeter kini turun menjadi 23 sentimeter.

Penurunan tersebut turut berdampak pada kapasitas produksi air bersih.

“Namanya musim kemarau dan curah hujan rendah begini, pasti berdampak pada penurunan debit air,” kata Alfred.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat Perumda menerapkan sistem distribusi air secara bergilir di sejumlah wilayah.

Meski demikian, Alfred memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap dilakukan.

Baca Juga :  Pengangkatan Pala-RT di Bitung Tuai Polemik, Lurah Tendeki Pakai SK Sendiri

“Dengan dampak tersebut, sehingga ada beberapa wilayah dilakukan penerapan sistem distribusi bergilir. Namun, kami pastikan setiap pelanggan terlayani air bersih,” ujarnya.

Alfred juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama kondisi kemarau berlangsung.

Menurutnya, penghematan penggunaan air menjadi salah satu bentuk dukungan masyarakat agar ketersediaan air dapat mencukupi kebutuhan bersama.

“Kami terus berupaya menjaga distribusi air agar tetap lancar, tapi dukungan masyarakat dan pelanggan setia sangat penting dengan cara menghemat air,” tegasnya.

Baca Juga :  Bitung Siaga Ancaman El Nino, Ratusan Personel Disiapkan

Di sisi lain, Perumda Air Minum Duasudara terus memantau kondisi sumber air baku di sejumlah titik untuk mengantisipasi dampak kemarau terhadap pelayanan.

“Di cuaca kemarau, tim kami selalu update perkembangan kondisi air bersih di sejumlah wilayah, agar supaya semua masyarakat dapat terlayani,” pungkas Alfred.

Wartawan Republish.id Biro Kota Bitung