Nakes RS Bhayangkara Gorontalo Keluhkan Insentif Terlambat, Sejumlah Pegawai Pilih Resign

Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Gorontalo, (Ist)

Republish.id, GORONTALO – Kondisi tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Gorontalo kian memprihatinkan. Dugaan keterlambatan pembayaran insentif membuat sejumlah pegawai kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, bahkan sebagian di antaranya memilih mengundurkan diri.

Pengunduran diri tersebut bukan tanpa alasan. Insentif yang seharusnya diterima nakes dinilai minim dan kerap terlambat dibayarkan oleh pihak manajemen.

Baca Juga :  Pemkot Kerahkan Alat Berat Bersihkan Material Lumpur di Tenilo

Tak hanya persoalan insentif, RS Bhayangkara Polda Gorontalo juga dihadapkan pada masalah lain, yakni keterbatasan obat-obatan yang sering dikeluhkan pasien maupun tenaga medis.

Kondisi ini tentu berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan yang seharusnya berjalan maksimal bagi masyarakat.

Salah seorang nakes yang enggan disebutkan namanya menuturkan, keterlambatan pembayaran membuat banyak rekannya memilih hengkang dari RS Bhayangkara.

Baca Juga :  Temuan Mayat Pria Gantung Diri di Rumah Adat Limboto, Gegerkan Warga Sekitar

“Sudah banyak yang keluar karena gaji terlambat ada juga yang belum dibayarkan, bahkan beberapa rekan lainnya sudah ada yang menggadaikan barang miliknya guna memenuhi kebutuhan,” ungkapnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi masih berupaya meminta tanggapan dari manajemen RS Bhayangkara Polda Gorontalo. Namun Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara belum dapat memberikan keterangan resmi.

Baca Juga :  Pupuk Indonesia Gencarkan Program "PI Menyapa" Pastikan Kualitas NPK Phonska di Gorontalo Sesuai Standar

“Kalau bisa nanti di atur jadwal ulang, karena pimpinan masih sibuk hari ini,” ujar sespri Karumkit Bhayangkara saat ditemui awak media.