BGN Jadi Pemegang Anggaran Terbesar 2026, Kuasai Rp 268 Triliun

Republish.id, NASIONAL – Pemerintah telah menyiapkan anggaran belanja kementerian dan lembaga untuk tahun 2026. Dalam RAPBN 2026, total belanja negara dipatok Rp 3.786 triliun, dengan belanja pemerintah pusat mencapai Rp 3.136 triliun.

 

Badan Gizi Nasional (BGN) tercatat menjadi penerima anggaran belanja terbesar tahun depan, yakni Rp 268 triliun. Dana tersebut sebagian besar dialokasikan untuk program pemenuhan gizi nasional sebesar Rp 255,58 triliun, sedangkan Rp 12,4 triliun sisanya ditujukan untuk dukungan manajemen.

BGN merupakan lembaga yang ditunjuk pemerintah sebagai penanggung jawab utama program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Alokasi untuk MBG tahun depan melonjak tajam menjadi Rp 335 triliun, jauh lebih besar dari tahun ini yang hanya Rp 71 triliun.

Baca Juga :  "Jangan Saya Disuruh Pakai Kijang, Dek!” Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Gubernur Kaltim Picu Amarah Publik

Dalam Rapat Paripurna ke-3 DPR, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan bahwa anggaran MBG tidak sepenuhnya dikelola oleh BGN. Dari Rp 335 triliun tersebut, Rp 268 triliun diberikan ke BGN, sementara Rp 67 triliun ditempatkan sebagai cadangan untuk menjaga kehati-hatian dan efektivitas pelaksanaan program.

Baca Juga :  KPU Bolmut Terima Logistik Tahap 1 Pilkada 2024

“Alokasi anggaran MBG tahun 2026 mencapai Rp 335 triliun. Dialokasikan ke BGN sebesar Rp 268 triliun dan dalam bentuk cadangan sebesar Rp 67 triliun,” ujar Sri Mulyani dalam rapat paripurna DPR, Kamis (21/8/2025).

Anggaran tersebut akan menjangkau 82,9 juta penerima manfaat, terdiri dari 71,9 juta siswa dan santri, 2,9 juta ibu hamil dan menyusui, serta 8,1 juta balita.

10 Instansi dengan Anggaran Tertinggi 2026:

Baca Juga :  Mendagri Resmi Lantik Rudy Salahuddin Sebagai Pj Gubernur Gorontalo

Badan Gizi Nasional (BGN): Rp 268 triliun

Kementerian Pertahanan (Kemenhan): Rp 185 triliun

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri): Rp 145,65 triliun

Kementerian Pekerjaan Umum (PU): Rp 118,5 triliun

Kementerian Kesehatan (Kemenkes): Rp 114 triliun

Kementerian Agama: Rp 88,77 triliun

Kementerian Sosial: Rp 84,44 triliun

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi: Rp 61 triliun

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah: Rp 55 triliun

Kementerian Keuangan: Rp 52,01 triliun