Republish.id, NASIONAL – Angin perubahan akhirnya benar-benar terasa di ruang kelas. Setelah lama dinanti, kebijakan yang menyentuh langsung kesejahteraan guru resmi diterapkan pemerintah, menandai babak baru bagi jutaan tenaga pendidik di seluruh Indonesia.
Komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan guru kini bukan lagi janji politik. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru ASN Daerah mulai dicairkan setiap bulan, bukan lagi dirapel per tiga bulan seperti sebelumnya.
Kebijakan ini disambut hangat para “Oemar Bakri” di berbagai daerah. Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG), Nunuk Suryani, menegaskan bahwa skema baru ini merupakan bentuk penghargaan nyata negara kepada para pendidik.
“Penyaluran bulanan ini agar guru lebih sejahtera dan fokus pada peran utamanya mendidik siswa. Tidak perlu lagi pusing menunggu rapelan,” tegas Nunuk.
Namun demikian, ia menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan harus sejalan dengan peningkatan kualitas. Sesuai amanat Undang-Undang Guru dan Dosen, tunjangan profesi menuntut komitmen penguatan kompetensi dan profesionalisme.
Anggaran Fantastis Rp72,2 Triliun Disiapkan
Berdasarkan data Kemendikdasmen, hingga akhir Januari 2026, rekomendasi penyaluran TPG untuk bulan Januari bagi 1,2 juta guru telah disampaikan kepada Kementerian Keuangan.
Pemerintah pun menunjukkan keseriusannya dari sisi anggaran. Pada tahun 2026, alokasi dana TPG ASN Daerah diproyeksikan mencapai Rp72,2 triliun, angka yang menegaskan keberpihakan negara terhadap dunia pendidikan.
Dampak kebijakan ini langsung dirasakan di lapangan. Endah Wahyuningsih, guru SDN Pehwetan 1 Kediri, mengaku terharu dengan realisasi janji tersebut.
“Terima kasih Bapak Presiden Prabowo, Pak Menteri Abdul Mu’ti, dan Bu Dirjen. Janji pencairan bulanan ini benar-benar dipenuhi. Ini bukti nyata pemerintah peduli pada dapur kami,” ungkap Endah.
Ungkapan serupa datang dari Zulianti, guru TK Negeri Pembina Bantul. Menurutnya, pola pencairan bulanan memberi suntikan semangat baru dalam menjalankan tugas mendidik.
“Rasanya penghargaan atas keringat kami lebih terasa nyata dan rutin,” ujarnya.
Untuk memastikan penyaluran berjalan lancar, Kemendikdasmen mengimbau para guru agar memastikan data kepegawaian, beban kerja, serta rekening bank dalam kondisi aktif. Seluruh sistem penyaluran kini telah terintegrasi guna menjamin transparansi dan ketepatan sasaran.













Leave a Reply
View Comments